Podcast Special HANI : Anak Muda Papua Keren tanpa Narkoba

  • 29 Jun 2026 13:29 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba. Melalui Podcast RRI Wamena Mari Tong Bicara di Honai, Duta Anti Narkoba, Luis Mandala Mabel, mengajak anak muda Papua untuk memilih jalan prestasi dibanding terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Dalam perbincangan tersebut, Luis menilai rasa penasaran menjadi salah satu faktor utama yang membuat anak muda rentan mencoba narkoba. Menurutnya, keinginan untuk mencoba sesuatu tanpa memahami dampaknya dapat berujung pada kecanduan yang merusak masa depan. "Narkoba itu berbahaya. Selain merusak kesehatan, juga menghancurkan masa depan generasi muda," ujarnya.

Luis mengatakan, banyak orang menganggap mencoba narkoba sekali tidak akan menimbulkan dampak. Padahal, rasa penasaran yang muncul setelah mencoba justru dapat mendorong seseorang untuk menggunakannya kembali hingga akhirnya mengalami ketergantungan.

Selain menghindari narkoba, ia juga mengingatkan pentingnya bersikap kritis terhadap berbagai produk yang beredar, terutama yang ditawarkan melalui media sosial. Menurutnya, masyarakat harus memastikan suatu produk memiliki izin resmi sebelum digunakan atau dipromosikan. Ia juga menekankan pentingnya keberanian menolak ajakan teman apabila berkaitan dengan penggunaan narkoba atau zat berbahaya. Baginya, teman yang baik justru saling mengingatkan untuk tetap berada di jalan yang benar.

Dalam podcast tersebut, Luis turut menyoroti besarnya potensi yang dimiliki anak muda Papua Pegunungan. Ia menyebut bidang olahraga, musik, pariwisata, hingga ekonomi kreatif sebagai sektor yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan apabila generasi muda mampu memanfaatkan bakat yang dimiliki. "Anak-anak Papua punya potensi yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mau mengembangkan kemampuan yang ada," katanya.

Menurut Luis, lingkungan juga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyebut keluarga sebagai pondasi utama dalam memberikan nilai-nilai kehidupan, kemudian diperkuat melalui pendidikan agama serta lingkungan pergaulan yang positif. Ketiga unsur tersebut dinilai menjadi benteng yang mampu melindungi anak muda dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Pada sesi penutup podcast, Luis memberikan motivasi kepada generasi muda Papua agar tidak ragu bermimpi besar. Ia mengajak anak-anak muda untuk terus mengembangkan bakat yang dimiliki, percaya pada kemampuan diri sendiri, serta membuktikan bahwa putra-putri Papua mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Saya percaya, kalau kalian terus mengembangkan bakat dan tetap optimis, kalian akan menjadi orang yang berdampak bagi masyarakat Papua Pegunungan," pesannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....