Apa yang Harus Dilakukan jika Anak Tersesat?

  • 29 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Saat libur sekolah, orang-orang cenderung berbondong-bondong meluangkan waktu untuk berwisata. Sehingga banyak tempat wisata yang over kapasitas sehingga menimbulkan keramaian yang luar biasa.

Adanya keramaian ini bisa mengakibatkan banyak efek. Misalnya ketidaknyamanan pengunjung mulai dari udara yang gerah sampai pada hilangnya anak di tengah keramaian.

Meski orangtua sudah mencoba untuk mengantisipasi agar tidak terpisah dari anak, terkadang ada situasi di luar kendali. Lalu apa yang harus ditanamkan kepada anak jika suatu saat ia tersesat di keramaian?

1. Ajarkan anak untuk tidak panik jika terlepas dari orangtua. Tentu ini juga menyesuaikan dari usia anak, jika usia telah mencukupi ajarkan teknik ini.

2. ⁠Ajarkan anak sedari dini untuk mengetahui nama lengkap orangtua, sehingga saat terpisah, bisa mencoba memanggil bukan hanya panggilan “ayah” atau “ibu”. Melainkan disambung dengan nama lengkap orangtua, dengan harapan orangtua akan lebih mengenali.

3. Ajarkan anak untuk tetap berada di tempat terakhir saat tersadar terpisah. Harapannya, keduanya tidak saling mencari yang mengakibatkan semakin bingung dan lama bertemu.

4. ⁠Ajarkan anak untuk mengenali petugas berseragam di setiap tempat keramaian. Tunjukkan kepada anak, jika terjadi sesuatu, agar tidak ragu meminta pertolongan kepada petugas berseragam tersebut.

5. ⁠Ajarkan anak menghapal nomor telepon orangtua, jika usia sudah mencukupi. Jika belum mencukupi, bisa gunakan aksesoris yang aman untuk bisa memberikan petunjuk kepada orang lain.

Misalnya cantumkan nomor telepon orangtua di gelang anak.

Teknik-teknik ini bisa dilakukan sesuai dengan usia. Meski demikian, langkah terbaik tetap dengan memberikan pengawasan ketat kepada anak saat berada di keramaian.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....