Hikmah Kurban Membentuk Keluarga Bertaqwa

  • 31 Mei 2026 21:55 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Ibadah qurban mengajarkan keluarga untuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihissalam. Melalui kepatuhan mutlak dan ke ikhlasan berbagi qurban menjadi momentum emas untuk melatih spiritualitas, mengikis sifat egois dan mempererat kasih sayang, secara kolektif membentuk fondasi keluarga yang bertaqwa.

Dalam kajian Mutiara Pagi, edisi jum'at 22 Mei 2026, melalui Pro1 RRI Medan, dengan judul: Hikmah qurban membentuk keluarga bertaqwa, DR. H. Firdaus, M.Hi mengatakan, mengkaji qurban menjadi taqwa, modal untuk bertaqwa ini adalah dengan iman. Firdaus menjelaskan, sejarah qurban sesungguhnya sudah ada sejak Nabi Adam Alaihissalam, dalam membentuk, menjaring mana yang bertaqwa diantara anaknya, kisah Habil dan Qabil.

"Yang diterima qurban itu adalah Habil, karena dia berqurban dengan ternak pilihan yang bagus, tulus dan ikhlas, maka qurbannya diterima, "ujarnya.

Program Mutoara Pagi yang disiarkan langsung dari Pro1 Padang, turut juga di relay oleh RRI Korwil 15 dan 16 termasuk RRI Medan, Firdaud yang juga dosen Ilmu Falak di Universitas Muhammadyah Sumatera Barat (UMSB) menerangkan, qurban yang dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam adalah perintah Allah SWT melalui mimpinya untuk menyembelih anak kandungnya, Ismail Alaihissalam.

"Ayah bermimpimu Nak, untuk menyembelih dalam wahyu perintah Allah SWT, apa jawaban dari Ismail, laksanakan Ayah, begitu mantap keimanannya, siap berqurban dirinya, untuk disembelih, karena itu perintah Allah, mengapa begitu pasrah Ismail, karena kepribadiannya sudah dibentuk oleh ibunya, Siti Hajar selalu bercerita kepada Ismail, bagaimana ayahnya seorang Nabi, " Ucapnya.

DR. H. Firdaus, M.Hi mengutarakan, ketika mau menyembelih tersebut, Nabi Ibrahim, penuh rintangan dan godaan yang dipengaruhi oleh Iblis, akan tetapi Nabi Ibrahim tidak terpedaya dan pisau yang sudah tajam, siap untuk menyembelih Nabi Ismail. Dengan kuasa dan petunjuk Allah SWT, karena pengorbanan Nabi Ibrahim dan ke ikhlasan Nabi Ismail, tambahnya, maka digantikan dengan se ekor kibas, dan Nabi Ismail selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....