Tips Mudik Idul Adha dengan Kendaraan Pribadi

  • 26 Mei 2026 14:14 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026. Selain itu pada hari Kamis juga ditetapkan cuti bersama, sehingga sebagian besar masyarakat diprediksi akan mudik ke kampong halaman.

Melakukan perjalanan jauh bersama keluarga membutuhkan manajemen logistik dan kesiapan mental yang matang agar terhindar dari stres akibat kemacetan. Karena sejatinya esensi mudik tentu bukan sekadar sampai ke tujuan, melainkan bagaimana memastikan seluruh anggota keluarga tetap aman dan bahagia sepanjang jalan..

Untuk kenyamanan dan kendaraan selama mudik Idul Adha ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang paling utama pastikan kendaraan yang akan digunaan dalam kondisi prima.

Jangan ragu untuk membawa kendaraan ke bengkel guna melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, tekanan angin dan kondisi ban, fungsi lampu, hingga penggantian oli mesin. Mengingat jalur mudik diperkirakan akan padat, kondisi kendaraan yang optimal adalah benteng pertahanan pertama dari risiko kecelakaan atau mogok di tengah jalan.

Bagi pemudik yang memilih jalur darat via jalan tol, pastikan saldo kartu elektronik (e-toll) sudah terisi lebih dari cukup untuk perjalanan pergi-pulang. Antrean panjang di gerbang tol yang disebabkan oleh pengguna dengan saldo tidak mencukupi sering kali menjadi pemicu kemacetan yang merugikan banyak pihak.

Pantau juga terus aplikasi navigasi digital seperti Google Maps atau Waze. Ini berguna untuk melihat situasi arus lalu lintas secara real-time dan mencari rute alternatif jika jalur utama mengalami stagnasi.

Faktor kelalaian manusia atau human error masih menjadi salah satu penyebab tertinggi kecelakaan lalu lintas saat mudik. Pengemudi utama wajib mendapatkan tidur yang cukup, minimal 7–8 jam sebelum keberangkatan, dan sangat dilarang memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk.

Perjalanan berjam-jam akan terasa sangat menjemukan jika kondisi di dalam kendaraan berantakan dan pengap. Sediakan kantong sampah khusus di beberapa sudut kabin agar penumpang tidak membuang sampah sembarangan, serta siapkan tisu basah dan hand sanitizer untuk menjaga higienitas.

Makanan ringan, obat-obatan dan mainan anak juga bisa disiapkan untuk mengurangi rasa jenuh dan kondisi darurat saat perjalanan. Dengan persiapan yang matang diharapkan perjalanan mudik bisa lebih nyaman dana man.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....