Ustaz Mahmud Ajak Umat Perkuat Iman di tengah Konflik

  • 24 Mei 2026 23:34 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Konflik Timur Tengah dinilai berdampak pada ekonomi global termasuk Indonesia
  • Ustaz Mahmud menyebut Al-Qur’an dan hadis memberi harapan masa depan umat Islam
  • Generasi muda diajak memanfaatkan teknologi untuk dakwah dan pendidikan Islam

RRI.CO.ID, Palembang - Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat dinilai memberi dampak global, termasuk terhadap Indonesia. Dampak tersebut mulai dari kenaikan harga bahan bakar hingga biaya transportasi akibat ketidakstabilan geopolitik dunia.

Hal itu disampaikan Mudir Rumah Tahfidz RQMM Palembang, Mahmud Jamhur, dalam acara Mutiara Pagi melalui sambungan telepon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Sabtu, 9 Mei 2026. Menurutnya, konflik Timur Tengah juga memengaruhi masa depan umat Islam.

Ustaz Mahmud menjelaskan umat Islam memiliki panduan mengenai masa depan melalui Al-Qur’an dan hadis. Salah satu rujukan yang disampaikan yakni Surah An-Nur ayat 55 tentang janji Allah kepada orang beriman dan beramal saleh.

Ayat tersebut, katanya, menggambarkan harapan kejayaan dan keamanan bagi umat Islam di masa mendatang. Sejarah kejayaan Islam pada masa lalu diyakini dapat kembali terulang apabila umat memperkuat iman dan amal kebaikan.

“Islam memiliki masa depan yang penuh harapan,” ujarnya. Menurutnya, optimisme tersebut harus dibangun melalui keyakinan serta usaha memperbaiki kualitas umat.

Selain Al-Qur’an, Ustaz Mahmud juga mengutip hadis riwayat Imam Ahmad mengenai fase perjalanan umat Islam. Ia menjelaskan umat Islam telah melewati masa kenabian, khulafaur rasyidin, hingga masa kerajaan Islam.

Saat ini, menurutnya, umat berada pada fase kepemimpinan yang belum menerapkan syariat Islam secara menyeluruh. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai persoalan di dunia Islam, termasuk konflik di Timur Tengah.

“Fase ini banyak persoalan di dunia Islam termasuk konflik di Timur Tengah,” katanya. Meski demikian, ia tetap optimistis akan hadir fase baru ketika umat Islam kembali bersatu di bawah kepemimpinan yang adil dan amanah.

Ustaz Mahmud juga menjelaskan kemunculan Imam Mahdi diyakini sebagai bagian fase akhir kejayaan umat Islam. Pada masa itu, syariat Islam disebut akan diterapkan lebih luas dan masyarakat hidup dalam kedamaian.

Menurutnya, syarat utama kebangkitan umat adalah keimanan yang kuat serta amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kejayaan Islam, kata dia, tidak akan terwujud tanpa keteguhan iman dan penerapan nilai agama secara nyata.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar memanfaatkan teknologi untuk dakwah dan pendidikan Islam. Teknologi dinilai dapat menjadi sarana membangun peradaban apabila digunakan secara bijak dan positif.

“Marilah umat Islam untuk terus memperkuat iman dan memperbaiki amal,” tuturnya. Ia berharap umat Islam dapat menjadi bagian dari generasi yang menyaksikan persatuan dan kebangkitan Islam di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....