Catnip, Tanaman yang Disukai Kucing
- 21 Mei 2026 21:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Catnip merupakan tanaman herbal dari keluarga mint yang dikenal dapat memengaruhi perilaku kucing. Tanaman bernama ilmiah Nepeta cataria ini banyak tumbuh di Amerika Utara dan memiliki daun hijau muda serta bunga berwarna lavender.
Dilansir dari petmd.com. Catnip mengandung senyawa alami bernama nepetalactone yang dapat memicu perubahan perilaku pada kucing ketika aromanya tercium. Senyawa tersebut bekerja melalui organ penciuman khusus pada kucing yang disebut vomeronasal, yang berfungsi mengirim sinyal aroma langsung ke otak.
Sekitar 60 persen kucing diketahui memiliki respons terhadap catnip. Reaksi yang muncul dapat berbeda pada setiap kucing, mulai dari terlihat lebih santai, manja, dan aktif bermain, hingga menunjukkan perilaku hiperaktif atau agresif ringan.
Para ahli menyebut efek catnip menyerupai respons hormonal pada kucing. Karena itu, beberapa kucing terlihat berguling-guling, mengeong lebih sering, mengeluarkan air liur, atau tampak sangat bersemangat setelah mencium aroma tanaman tersebut.
Efek catnip umumnya berlangsung sekitar 10 menit sebelum perlahan menghilang. Setelah itu, kucing biasanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sebelum kembali sensitif terhadap aroma catnip.
Catnip tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari tanaman segar, daun kering, semprotan, hingga mainan berisi catnip. Produk ini sering digunakan untuk membantu stimulasi bermain, mengurangi stres, atau mengalihkan perhatian kucing ke tempat tertentu seperti scratching post dan tempat tidur.
Beberapa dokter hewan juga memanfaatkan catnip untuk membantu mengurangi kecemasan pada kucing, termasuk kecemasan saat ditinggal sendiri dalam waktu lama. Pada sebagian kucing, catnip dapat memberikan efek relaksasi dan membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Meski aman, penggunaan catnip tetap perlu dibatasi. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan muntah, diare, pusing, atau gangguan keseimbangan pada kucing. Pemilik hewan disarankan hanya memberikan dalam jumlah kecil dan tidak terlalu sering.
Anak kucing umumnya belum menunjukkan respons terhadap catnip hingga berusia sekitar enam bulan sampai satu tahun. Selain itu, tidak semua kucing memiliki sensitivitas terhadap tanaman ini karena faktor genetik.
Catnip juga aman jika tertelan dalam jumlah kecil. Namun, pemilik hewan tetap perlu mengawasi agar kucing tidak mengonsumsi secara berlebihan untuk menghindari gangguan pencernaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....