Program Hilirisasi Pertanian, Bener Meriah Matangkan Kesiapan CPCL Bibit Kopi

  • 20 Mei 2026 06:11 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Redelong – Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menggelar rapat pembahasan kesiapan Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) bibit kopi dalam program hilirisasi pertanian Tahun Anggaran 2026. Selasa, 19 Mei 2026.

Program itu diproyeksikan untuk mendukung keberhasilan hilirisasi kopi di Bener Meriah, sekaligus menjadi langkah pemulihan bagi lahan-lahan kopi milik masyarakat yang terdampak bencana.

Kabupaten Bener Meriah disebut memperoleh bantuan bibit kopi untuk lahan seluas 10.200 hektare sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pemerintah Daerah menargetkan program peremajaan (replanting) kebun kopi pada lahan seluas 10.000 hingga 10.200 hektare dengan total kebutuhan bibit mencapai 10,2 juta batang.

Tagore Abubakar menegaskan kopi masih menjadi komoditas utama masyarakat Bener Meriah sehingga pengembangan sektor perkebunan terus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Kopi merupakan komoditas utama masyarakat kita. Dengan distribusi bibit untuk perluasan dan peremajaan kebun kopi. Pemkab siap mendukung program ini secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, distribusi bibit kopi untuk program perluasan dan peremajaan kebun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus mendorong kesejahteraan para petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....