Santi Patiran: Kasus Kekerasan Meningkat, Warga Diminta Berani Melapor
- 09 Mei 2026 06:40 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga DP3AP2KB Fakfak, Santi Christine N. Patiran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Fakfak sebagai daerah yang ramah anak. Menurutnya, tanggung jawab perlindungan dan pemenuhan hak anak bukan hanya berada di tangan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat, orang tua, serta seluruh pihak yang tinggal di Kabupaten Fakfak.
“Bersama-sama untuk mewujudkan Fakfak menjadi Fakfak yang ramah anak dan juga kita bersama-sama berarti bukan saja kami dinas pemberdayaan perempuan atau mungkin pemerintah daerah, tetapi di sini masyarakat, orang tua dan semua yang mendiam di Kabupaten Fakfak punya peran yang sangat penting,” ujarnya.
Ia mengatakan anak-anak merupakan generasi penerus yang harus dibentuk sejak dini melalui perhatian, perlindungan, dan penerapan aturan yang mendukung pemenuhan hak-hak mereka. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.
“Karena anak-anak itu generasi. Kalau kita tidak berusaha dari sekarang kapan lagi. Karena kita orang tua, bahkan orang dewasa atau siapapun yang lebih awal lebih mengetahui untuk kita membentuk generasi berikut,"jelasnya.
Santi menjelaskan, keberhasilan program Kabupaten Layak Anak membutuhkan kerja sama lintas sektor mulai dari tingkat kabupaten hingga kampung. Menurutnya, setiap klaster dan indikator perlindungan anak harus diterjemahkan dan dilaksanakan secara nyata di setiap wilayah.
Ia menambahkan, DP3AP2KB Fakfak juga terus menjalankan berbagai program perlindungan anak, termasuk klaster perlindungan khusus terhadap anak di tengah meningkatnya kasus kekerasan di Kabupaten Fakfak. Selain itu, pihaknya terus melakukan edukasi dan penguatan peran masyarakat dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Pada kesempatan tersebut, Santi juga mengimbau masyarakat agar tidak membiarkan segala bentuk tindakan kekerasan terjadi di lingkungan sekitar. Ia menegaskan, korban maupun masyarakat diharapkan berani melapor agar korban dapat memperoleh layanan perlindungan yang layak.
“Namanya segala tindakan kekerasan itu jangan dibiarkan. Setidaknya kita bisa melaporkan, karena kalau kita melaporkan berarti ada mendapatkan layanan perlindungan. Kalau kita biarkan, otomatis nanti semakin banyak korban-korban yang memang salah satunya adalah anak,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....