FKIP Unila Gandeng Mitra Global Jamin Luaran Riset ICOPE 2026 Terindeks Scopus

  • 08 Mei 2026 11:21 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung memperkuat komitmen publikasi ilmiah melalui kerja sama dengan berbagai institusi nasional dan internasional. Langkah strategis ini dilakukan untuk menjamin seluruh artikel hasil penelitian dalam International Conference on Progressive Education (ICOPE) 2026 dapat terbit di jurnal bereputasi.

Kerja sama ini melibatkan mitra besar seperti Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universitas Bengkulu, hingga penerbit jurnal internasional lainnya. Sinergi ini bertujuan memperluas jejaring akademik global sekaligus memastikan diseminasi hasil riset pendidikan menjangkau audiens yang lebih luas.

Dekan FKIP Unila menjelaskan kolaborasi ini menjadi jaminan bagi para peneliti agar artikel mereka dipublikasikan pada jurnal terindeks Scopus dan Sinta. Publikasi berkualitas tinggi dipandang sebagai kontribusi nyata universitas dalam pengembangan ilmu pendidikan progresif di tingkat dunia.

"Kerja sama ini diharapkan mampu memastikan artikel ilmiah dipublikasikan pada berbagai jurnal ilmiah internasional dan nasional, khususnya yang terindeks Scopus dan Sinta," ujarnya pada Jumat, 8 Mei 2026.

Para mitra penerbit berkomitmen menjembatani proses kurasi hingga penerbitan luaran konferensi ke-7 tersebut secara profesional. Fasilitas publikasi pada jurnal bereputasi ini diharapkan mampu meningkatkan sitasi dan reputasi akademik para dosen serta peneliti yang terlibat.

Konferensi internasional dua tahunan ini menjadi wadah prestisius bagi praktisi global untuk berbagi inovasi pendidikan terbaru. Melalui skema kerja sama ini, posisi ICOPE sebagai forum ilmiah konsisten dalam menghadirkan dampak nyata bagi keilmuan pendidikan.

Pendaftaran bagi para peneliti dan mahasiswa telah dibuka secara daring melalui laman resmi konferensi untuk pelaksanaan pada 12 September mendatang. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi akademisi untuk mendapatkan pengakuan publikasi di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....