Tak Sembarangan, Relawan KSR Jalani Pelatihan Khusus Sebelum Hadapi Bencana

  • 29 Apr 2026 11:38 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Keterlibatan anak muda, khususnya Korps Suka Rela (KSR) dalam menghadapi situasi bencana ternyata tidak dilakukan secara sembarangan. Sebelum diterjunkan ke daerah terdampak bencana, mereka mendapat pelatihan terlebih dahulu agar menguasai kemampuan yang dibutuhkan, serta menguatkan fisik dan mental sebelum terjun sebagai relawan.

Komandan KSR PMI Unit USM, Rina Kurniawati menjelaskan sebelum turun ke bencana, mereka dilatih lebih dahulu. Misalnya, dari PMI menyediakan pelatihan spesialisasi yang terdiri dari beragam jenis materi untuk memberi pemahaman relawan saat diturunkan ke lokasi.

“Di situ ada macem-macem ada kayak asesmen, posko, logistik, distribusi, shelter, pertolongan pertama supaya relawan yang terjun itu tidak bingung. Mereka sudah siap mental dan fisiknya saat turun,” jelasnya dalam program SPADA PRO 2 Semarang, Rabu, 22 April 2026.

Sementara, menurut anggota KSR PMI Unit USM, Tazkia Annastabela Syarifa, aspek pertolongan pertama menjadi hal yang penting dikuasai saat turun ke lokasi. Di samping itu, sejumlah skill lainnya diperlukan untuk menunjang kerja sama antar tim dalam penanganan bencana.

“Selain pertolongan pertama itu kerja sama tim, kita nggak mungkin kerja sendiri sebagai individu jadi kita harus koordinasi sama tim yang terkait. Terus komunikasi dan kemampuan mengambil keputusan, tapi yang nggak kalah penting empati dan mental yang kuat,” katanya.

Tazkia menjelaskan jika terjun di lapangan membutuhkan kondisi fisik dan mental yang kuat, terutama menghadapi kondisi emosional yang berat. Apalagi dengan kondisi psikologis pengungsi pasca bencana, sehingga sebisa mungkin memiliki kontrol emosi yang kuat saat menangani bencana.

“Kita harus kontrol diri ya, kita di PMI pun juga sudah diajarkan bukan sekadar teori tapi juga prakteknya. Nah, itu mungkin salah satu trik sehingga ketika kita terjun kita nggak kaget, kita nggak bingung harus ngapain atau takut,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....