Ini Batas Waktu Puasa Syawal 2026
- 17 Apr 2026 05:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Batas akhir puasa Syawal 2026 menurut kalender Hijriah pemerintah jatuh pada 18 April 2026
- Muhammadiyah menetapkan batas akhir puasa Syawal 2026 pada 17 April 2026
RRI.CO.ID, Jakarta — Puasa Syawal merupakan ibadah sunah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah bulan Ramadan berakhir. Ibadah ini dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal dengan keutamaan pahala yang besar.
Puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal atau sehari setelah peringatan Idulfitri. Pelaksanaan puasa ini bisa dilakukan secara berurutan maupun terpisah selama masih berada dalam bulan Syawal.
Berdasarkan kalender Hijriah dari Kementerian Agama (Kemenag), 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Dengan demikian, bulan Syawal berlangsung hingga Sabtu, 18 April 2026 sesuai perhitungan kalender tersebut.
Artinya, batas akhir pelaksanaan puasa Syawal jatuh pada tanggal 18 April 2026. Namun, terdapat perbedaan penetapan awal Syawal antara pemerintah dengan Muhammadiyah dalam kalender Hijriah tahun ini.
Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026 sehingga perhitungannya berbeda. Jika mengikuti Muhammadiyah, batas akhirnya pada Jumat, 17 April 2026.
Puasa Syawal ini memiliki fleksibilitas waktu pelaksanaan, sehingga dapat disesuaikan dengan aktivitas harian umat Islam. Ibadah ini tetap sah dilakukan secara bertahap selama masih berada dalam bulan Syawal.
Jumlah hari yang dianjurkan dalam puasa Syawal adalah enam hari sesuai tuntunan syariat Islam. Pelaksanaannya juga dapat dipadukan dengan puasa sunah lain seperti Senin dan Kamis.
Sebelum menjalankan puasa, umat Islam dianjurkan membaca niat sebagai bagian dari sahnya ibadah tersebut. Niat dapat dilakukan pada malam hari, hingga sebelum terbit fajar atau sebelum waktu Subuh.
Berikut bacaan niat puasa Syawal 6 hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَةِ سِتَةٍ مِنْ شَوَالٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
"Aku niat puasa sunah enam hari Syawal esok hari karena Allah SWT."
Namun, dalam puasa sunah terdapat keringanan bagi umat Islam dalam pelaksanaan niat ibadah tersebut. Jika lupa membaca niat pada malam hari, seseorang tetap diperbolehkan berniat pada siang hari selama belum membatalkan puasa.
Berikut niat puasa Syawal yang dibaca siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
"Aku berniat puasa sunnah 6 hari Syawal hari ini karena Allah ta'ala."
Dengan memahami batas waktu ini, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan sisa waktu untuk puasa sunah di bulan Syawal. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyempurnakan ibadah setelah menjalani bulan Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....