WVI Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pengembangan KLA di Sintang

  • 15 Apr 2026 20:53 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) terus mendorong percepatan pengisian indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan mengumpulkan operator dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu, 14 April 2026 di Nordu, Baning Sintang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menyukseskan proses evaluasi mandiri KLA yang tengah berjalan.

Kegiatan yang melibatkan para operator OPD ini bertujuan untuk memastikan seluruh indikator KLA dapat terisi secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Setiap OPD memiliki tanggung jawab dalam menginput data sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan, sehingga diperlukan koordinasi yang intensif agar tidak terjadi keterlambatan maupun kekeliruan data.

DKBP3A menilai bahwa keberhasilan Kabupaten Sintang dalam meraih predikat Kabupaten Layak Anak sangat ditentukan oleh kualitas dan kelengkapan data yang disampaikan. Oleh karena itu, penguatan peran operator menjadi salah satu kunci penting dalam proses ini, termasuk dalam memahami indikator serta mekanisme penginputan yang benar.

BACA JUGA: DKBP3A Sintang Kumpulkan Operator Setiap OPD Kebut Pengisian Indikator KLA

Selain melibatkan OPD, percepatan pengisian indikator KLA juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga non-pemerintah. Manager Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Sintang, Margareta Siregar, menegaskan bahwa Kabupaten Layak Anak merupakan sebuah sistem pembangunan yang mengintegrasikan komitmen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terencana dan berkelanjutan.

Menurut Margareta, program KLA merupakan langkah strategis yang tidak bisa dijalankan secara parsial. Ia menilai, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif lembaga masyarakat, dunia usaha, serta media massa dalam mendukung pemenuhan hak anak.

“Wahana Visi Indonesia sebagai organisasi yang fokus pada kesejahteraan anak memandang program ini sebagai program strategis yang perlu dikembangkan bersama. Bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga bagaimana lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media massa dapat turut berkontribusi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses evaluasi mandiri KLA menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan. Melalui evaluasi tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat mengidentifikasi capaian yang telah diraih sekaligus menemukan kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

“Harapannya, kita bisa kembali mengingat dan merayakan setiap pencapaian program yang telah dilakukan untuk mendukung kesejahteraan anak. Di sisi lain, ini juga menjadi bahan evaluasi untuk melihat apa saja yang masih bisa ditingkatkan ke depannya,” tambahnya.

BACA JUGA: Dorong Ekonomi Kreatif, Pelajar Sintang Ciptakan Cinderamata Kain Pantang

Lebih lanjut, Margareta menekankan bahwa berbagai persoalan terkait isu anak masih terus ada dan membutuhkan perhatian serius. Namun demikian, ia optimistis bahwa melalui pendekatan sistem yang terintegrasi serta program-program yang berkelanjutan, upaya pemenuhan hak anak di Kabupaten Sintang dapat terus ditingkatkan.

“Pada prinsipnya, persoalan anak masih tetap ada. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana secara sistem dan program, baik pemerintah, dunia usaha, media massa, maupun lembaga masyarakat seperti Wahana Visi Indonesia, terus terlibat aktif untuk memastikan hak anak benar-benar terpenuhi,” tegasnya.

Melalui percepatan pengisian indikator KLA ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap dapat meningkatkan kualitas penilaian sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak. Sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, terlindungi, dan sejahtera. (dby)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....