Dinas Dayah Aceh Tetapkan 4 Program Prioritas Perkuat Pendidikan
- 13 Apr 2026 16:08 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Banda Aceh -Dinas Pendidikan Dayah Aceh menetapkan empat program prioritas sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dayah di seluruh Aceh. Program ini dirancang guna memperkuat peran dayah sebagai lembaga pendidikan berbasis keislaman yang mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Muzakir Manaf dan Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh), yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, Senin 13 April 2026 menyampaikan bahwa salah satu program utama adalah pengembangan Elektronik Data Tunggal Dayah (E-Datuda). Sistem ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh data dayah dalam satu platform digital yang akurat dan mudah diakses.
Melalui E-Datuda, pemerintah diharapkan dapat melakukan perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, sistem ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan dayah di Aceh.
Program berikutnya adalah peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan dayah. Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan, workshop, serta program pengembangan kapasitas lainnya.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan para tenaga pendidik mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, lulusan dayah diharapkan memiliki keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan yang relevan.
Selain fokus pada pendidikan, Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga mendorong pemberdayaan ekonomi bagi santri dan tenaga pengajar. Program ini diwujudkan melalui pelatihan keterampilan hidup (life skill) dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan dayah.
Melalui program tersebut, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga kemampuan praktis yang dapat digunakan untuk mandiri secara ekonomi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.
Sementara itu, program keempat adalah peningkatan sarana dan prasarana dayah. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar di seluruh wilayah.
Muhsin menegaskan, keempat program prioritas ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memajukan pendidikan dayah. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan program tersebut demi terwujudnya Aceh yang maju, bermartabat, dan tetap berpegang pada nilai-nilai syariat Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....