Kebiasaan Scroll Malam Hari Picu Gangguan Tidur
- 26 Mar 2026 13:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur kini semakin sulit dihindari terutama di kalangan masyarakat yang aktif di media sosial sepanjang hari hingga menjelang waktu istirahat, bahkan aktivitas scroll tanpa henti pada malam hari menjadi rutinitas yang dianggap sepele padahal memiliki dampak signifikan terhadap kualitas tidur dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Fenomena ini kian meningkat seiring kemudahan akses informasi digital yang membuat seseorang terus terhubung dengan berbagai konten tanpa batas waktu, sehingga waktu tidur yang seharusnya digunakan untuk pemulihan tubuh justru terganggu oleh paparan layar gawai.
Paparan cahaya biru dari layar ponsel diketahui mampu menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur alami manusia, sehingga tubuh menjadi sulit mengenali waktu istirahat meskipun kondisi fisik sudah lelah setelah menjalani aktivitas seharian. Akibatnya, seseorang cenderung mengalami keterlambatan tidur atau bahkan terjaga lebih lama dari waktu yang seharusnya, yang pada akhirnya dapat mengganggu ritme sirkadian dan menurunkan kualitas istirahat secara menyeluruh.
Selain faktor cahaya, jenis konten yang dikonsumsi sebelum tidur juga memiliki pengaruh besar terhadap kondisi psikologis seseorang karena informasi yang berlebihan atau konten yang memicu emosi seperti berita negatif, perdebatan di media sosial, atau video yang merangsang adrenalin dapat membuat otak tetap aktif. Kondisi ini menyebabkan pikiran sulit untuk rileks sehingga tubuh tidak dapat masuk ke fase tidur yang dalam dan berkualitas, meskipun secara kasat mata seseorang sudah memejamkan mata.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan dalam jangka panjang, risiko gangguan tidur seperti insomnia akan meningkat dan dapat berdampak lebih luas terhadap kesehatan, termasuk menurunnya daya tahan tubuh, meningkatnya stres, serta gangguan konsentrasi. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pada malam hari tetapi juga memengaruhi produktivitas di keesokan harinya, di mana seseorang menjadi mudah lelah, sulit fokus, dan kurang optimal dalam menjalankan aktivitas harian.
Untuk mengatasi hal ini, para ahli menyarankan agar penggunaan ponsel dikurangi setidaknya satu jam sebelum waktu tidur sebagai langkah awal yang efektif untuk memulihkan pola istirahat yang sehat. Menggantinya dengan aktivitas lain seperti membaca buku, meditasi ringan, atau mendengarkan musik santai dapat membantu tubuh lebih rileks dan mempersiapkan kondisi mental menuju tidur yang lebih berkualitas.
Dengan mengatur kebiasaan sebelum tidur secara konsisten, kualitas istirahat dapat meningkat secara signifikan sehingga tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang optimal setiap malam. Tidur yang cukup dan berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mendukung produktivitas dan keseimbangan hidup di tengah aktivitas digital yang semakin padat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....