Kebiasaan Scroll Media Sosial sebelum Tidur ternyata Bisa Ganggu Kesehatan Otak

  • 31 Mei 2026 16:27 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan membuka media sosial sebelum tidur telah menjadi rutinitas banyak orang di era digital. Mulai dari melihat unggahan teman, menonton video pendek, hingga membaca berbagai informasi, aktivitas ini sering dianggap sebagai cara untuk bersantai sebelum beristirahat.

Namun, sejumlah ahli kesehatan menyebut kebiasaan tersebut justru dapat mengganggu fungsi otak dan kualitas tidur. Paparan informasi yang terus-menerus membuat otak tetap aktif bekerja padahal tubuh sedang bersiap memasuki fase istirahat.

Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah terganggunya produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan mengatur siklus tidur. Cahaya biru atau blue light dari layar ponsel dapat mengirim sinyal kepada otak bahwa hari masih siang sehingga tubuh menunda rasa kantuk.

Tidak hanya memengaruhi tidur, scrolling media sosial juga dapat membuat otak mengalami overstimulasi atau rangsangan berlebihan. Berbagai konten yang dilihat dalam waktu singkat membuat otak terus memproses informasi baru sehingga lebih sulit memasuki kondisi relaksasi yang dibutuhkan sebelum tidur.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychiatry pada tahun 2024 menemukan bahwa penggunaan media sosial pada malam hari berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih buruk, meningkatnya gejala kecemasan, serta penurunan konsentrasi pada keesokan harinya. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 1.500 responden dewasa muda dan menunjukkan bahwa semakin lama waktu yang dihabiskan di media sosial sebelum tidur, semakin besar risiko gangguan tidur dan kelelahan mental.

Para peneliti menjelaskan bahwa kurang tidur yang terjadi secara berulang dapat memengaruhi kemampuan otak dalam menyimpan memori, mengambil keputusan, dan mengendalikan emosi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan produktivitas serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental seperti stres dan depresi.

Untuk mengurangi dampak tersebut, para ahli menyarankan agar penggunaan ponsel dihentikan setidaknya 30 hingga 60 menit sebelum waktu tidur. Sebagai gantinya, aktivitas seperti membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, atau melakukan relaksasi ringan dapat membantu otak lebih siap memasuki fase tidur yang berkualitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....