Jamin Mudik Aman, BPTD Lampung Perketat Ramp Check dan Tes Urine Sopir
- 19 Mar 2026 11:58 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung memperketat pengawasan kelaikan armada bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Rajabasa saat arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan melalui inspeksi keselamatan atau ramp check guna memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi dalam kondisi prima dan layak jalan.
Kepala BPTD Kelas II Lampung, Jonter Sitohang, menegaskan bahwa pemeriksaan teknis meliputi fungsi pengereman, kondisi ban, lampu, hingga ketersediaan alat tanggap darurat di dalam bus. Armada yang tidak memenuhi standar keselamatan dipastikan tidak akan diizinkan berangkat demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kendala teknis.
| Baca juga: Polres Pringsewu Gencarkan Edukasi Narkoba |
Selain kelaikan kendaraan, pihak BPTD juga menaruh perhatian serius pada kondisi fisik para pengemudi bus yang bertugas melayani pemudik. Melalui kerja sama dengan Jasa Raharja dan Dinas Kesehatan, para sopir diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala di posko yang telah disediakan.
“Kami bersama Dinas Kesehatan melakukan pengecekan kesehatan umum seperti tekanan darah hingga tes urine bagi para pengemudi,” ujar Jonter Sitohang, Kamis 19 Maret 2026.
Pemeriksaan urine dilakukan untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba atau zat berbahaya lainnya yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara. Skrining kesehatan ini menjadi prosedur wajib untuk memastikan setiap nyawa penumpang berada di tangan pengemudi yang sehat dan berkompeten.
Pihak BPTD juga menginstruksikan perusahaan otobus untuk menyediakan sopir cadangan guna mengantisipasi kelelahan pada perjalanan jarak jauh. Pengaturan jam kerja pengemudi menjadi poin krusial dalam manajemen keselamatan transportasi darat selama masa angkutan lebaran berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan armada bus yang kondisinya mencurigakan atau pengemudi yang ugal-ugalan di jalan raya. Pengawasan partisipatif dari penumpang sangat diharapkan guna mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....