BMKG : Bibit Siklon Tropis Sebabkan Perubahan Cuaca Ekstrim

  • 06 Mar 2026 08:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Secara umum kondisi cuaca saat ini yang terjadi di Jawa Tengah termasuk Kota Semarang memasuki proses peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Kewaspadaan harus ditingkatkan karena pada masa transisi ini bersamaan dengan munculnya bibit siklon tropis.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Bidang Observai dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang , Giyarto S. Kom dalam dialog Ragam Semarang. Program tersebut disiarkan langsung Pro 4 RRI Semarang melalui FM 88,2 Mhz, AM 801 Khz dan juga aplikasi RRI Digital Rabu 4 Maret 2026.

“Secara umum memang kita sedang dalam proses meninggalkan musim penghujan untuk memasuki musim pancaroba”.”Akan tetapi dengan dinamika atsmosfer yang relative saat dinamis termasuk adanya bibit siklon tropis di belahan selatan ini memberi pengaruh terhadap perubahan cuaca di wilayah Jawa Tengah” Ujar Giyarto melalui sambungan telepon.

Dampak yang langsung bisa dirasakan masyarakat potensi hujan akan semakin meningkat dan juga peningkatan kecepatan angina khususnya di Jateng bagian selatan. Untuk kawasn pesisir juga harus waspada karena adanya kenaikan tinggi gelombang baik di Pesisir Utara maupun Selatan.

Giyarto menambahkan adanya skilon tropis ini akan berlangsung kurang lebih 5 hingga 7 hari yang bisa menyebabkan mempengaruhi perubahan cuaca. “Pertumbuhan bibir siklon dalam hitungan hari karena dia berkolerasi langsung dengan peningkatan suhu muka laut dan juga dampak gerak semu matahari”.

Saat ini terpantau ada 3 bibit siklon yang ada di belahan selatan yang berdampak perubahan cuaca yang dinamis. Ada di Selatan Jawa, Tenggara dan Teluk Carpentaria, untuk itu kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....