Bahaya Microsleep di Balik Kemudi Kendaraan

  • 27 Feb 2026 15:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Berkendara di jalan raya adalah aktivitas yang menuntut konsentrasi penuh dari setiap pengemudi kapan pun. Namun, rasa kelelahan yang menumpuk sering kali menjadi ancaman diam-diam yang perlahan merusak fokus pengemudi.

Salah satu dampak paling serius dari kelelahan ekstrem saat berkendara adalah kondisi yang disebut microsleep. Microsleep adalah kondisi tidur singkat yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa disadari oleh pengemudi sama sekali.

Mengutip jurnal dari Universitas Tarumanagara, microsleep adalah fenomena hilangnya kesadaran dalam waktu singkat sebelum seseorang tersadar kembali. Kondisi ini paling banyak ditemukan dan paling berisiko terjadi dalam konteks kegiatan mengemudi kendaraan.

Kondisi microsleep ini memang hanya berlangsung beberapa detik, namun sudah cukup untuk sepenuhnya menghilangkan kendali pengemudi. Dalam hitungan detik singkat itu, kendaraan dapat melaju tanpa arah yang jelas dan berpotensi berakhir tragis.

Gejala awal microsleep sebenarnya dapat dikenali lebih dini dari rasa kantuk berat dan kebiasaan menguap terus-menerus. Pengemudi yang mengalaminya juga kerap tidak mengingat beberapa kilometer perjalanan yang baru saja mereka lalui.

Microsleep pada pengemudi umumnya dipicu oleh kurang tidur yang berkepanjangan dan perjalanan yang terlalu panjang tanpa jeda. Kebiasaan mengemudi pada jam-jam yang tidak wajar juga turut menjadi salah satu faktor pemicu utamanya.

Cara paling efektif untuk mencegah microsleep adalah memastikan tubuh mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup sebelum berkendara. Selain itu, berhenti dan beristirahat setiap dua jam sekali saat melakukan perjalanan jauh sangat dianjurkan.

Microsleep bukan sekadar masalah pribadi pengemudi, melainkan sebuah isu keselamatan bersama yang perlu mendapat perhatian serius. Kesadaran penuh dan kesiapan fisik setiap pengemudi menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan akibat microsleep.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....