Menanti Sholat di Masjid, Mengundang Banyak Pahala

  • 11 Feb 2026 20:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Menunggu waktu sholat di masjid bukanlah amalan yang sederhana. Mungkin dengan hal ini pula, sebagian dari para jama'ah sholat berbondong-bondong menuju mesjid bahkan sebelum adzan tiba. 

Ustadz Nazli Hasan dalam tausiah Selasa malam, 10 Februari 2026 kemarin, di mesjid Baiturrahman kota Lhokseumawe, menjelaskan dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seseorang yang duduk di masjid untuk menantikan sholat berada dalam keadaan ibadah. 

Selama ia tidak berbuat sia-sia dan tetap dalam keadaan suci, para malaikat akan mendoakannya. Rasulullah SAW bersabda bahwa malaikat berdoa, “Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, rahmatilah dia,” selama ia masih berada di tempat sholatnya menanti waktu sholat tiba.

Dari hal tersebut bisa kita dapati keutamaan ini menunjukkan betapa Islam memuliakan langkah dan waktu yang dihabiskan menuju kebaikan. Duduk dengan tenang, berdzikir, membaca Al-Qur’an, atau sekadar menunggu adzan berkumandang menjadi ladang pahala yang terus mengalir. 

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa orang yang menanti sholat setelah sholat sebelumnya seperti berada dalam ikatan ribath, yakni berjaga di perbatasan menjaga kaum muslimin dari musuh.

Istilah ribath dalam hadis menggambarkan pahala besar, setara dengan orang-orang yang berjaga di medan pertempuran demi menjaga keamanan umat. Rasulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dengannya Allah menghapus dosa dan mengangkat derajat?” Di antaranya adalah memperbanyak langkah ke masjid dan menunggu sholat setelah sholat. 

Itulah yang disebut ribath, itulah yang disebut ribath. (HR. Muslim). Hal ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk menghidupkan masjid dan memakmurkannya dengan kehadiran yang istiqamah.

Tak hanya di bumi, di langit pun nama-nama mereka disebut dengan kebanggaan oleh para malaikat. Orang-orang yang hatinya terpaut pada masjid dan senantiasa menanti waktu sholat mendapat kedudukan mulia di sisi Allah SWT.

Amalan yang mungkin terlihat kecil di mata manusia, ternyata memiliki nilai besar di sisi-Nya. Maka, menjadikan masjid sebagai tempat persinggahan jiwa dan menanti panggilan adzan adalah bagian dari investasi akhirat yang tak ternilai harganya.

Dari banyak faedah dan amalan yang kita ketahui tersebut, semoga tidak hanya dari golongan orang tua saja yang mendominasi hadir lebih awal ke mesjid, namun juga dari kaum muda dengan semangat menjadikan mesjid sebagai investasi menuju akhirat. Aamiin. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....