Doa dan Dzikir Warnai Malam Nisfu Sya’ban Fakfak
- 04 Feb 2026 12:23 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, diwarnai suasana khidmat saat umat Muslim memadati sejumlah masjid untuk memperingati malam Nisfu Sya’ban. Salah satu pusat pelaksanaan doa dan dzikir berlangsung di Masjid Jami Kota Fakfak, yang dipenuhi jemaah sejak usai salat Maghrib.
Ratusan jemaah tampak mengikuti rangkaian doa bersama dan lantunan dzikir dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini menjadi ruang spiritual bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga menjelang Bulan Suci Ramadan.
Salah satu jemaah Masjid Jami Kota, Arifin, mengatakan malam Nisfu Sya’ban dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan melakukan muhasabah diri. Menurutnya, momentum ini penting untuk mempersiapkan diri secara pribadi agar menjadi insan yang lebih baik sebelum memasuki Ramadan. “Ini momen untuk perbanyak doa, bentuk muhasabah diri juga secara pribadi agar lebih baik dan mempersiapkan diri menjelang Bulan Suci Ramadan,” ujarnya.
Arifin menambahkan, malam Nisfu Sya’ban juga menjadi pengingat bagi setiap umat Muslim untuk merenungkan amal perbuatan yang telah dilakukan. Ia menilai introspeksi diri menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari. “Sehingga lebih kepada memohon ampunan dan pertolongan dari Allah SWT, Tuhan pemilik alam,” katanya.
Sementara itu, warga lainnya, Ilham, mengaku bersyukur masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan berdoa bersama di masjid. Ia menyebut kebersamaan dalam doa membawa ketenangan batin serta harapan akan kehidupan sosial yang lebih harmonis.
Ilham berharap doa-doa yang dipanjatkan pada malam Nisfu Sya’ban dapat membawa kebaikan bagi daerah. Secara khusus, ia mendoakan Kabupaten Fakfak agar senantiasa berada dalam kondisi damai dan tenteram.“Harapan saya secara umum tentu untuk Kabupaten Fakfak lebih baik lagi, lebih damai dan tenteram, amin,” ucapnya.
Diketahui, malam Nisfu Sya’ban merupakan malam pertengahan Bulan Sya’ban, tepatnya malam tanggal 15 dalam kalender Hijriah yang berlangsung sejak Maghrib hingga menjelang Subuh. Dalam tradisi umat Islam di Indonesia, malam ini diyakini memiliki keutamaan sebagai waktu pengampunan dosa dan momentum introspeksi diri, sekaligus penanda kesiapan spiritual menyambut Bulan Suci Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....