Peran Guru Bahasa Indonesia Dalam Penguatan Literasi Mental
- 28 Jan 2026 21:57 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Peran guru Bahasa Indonesia dalam mendukung kesehatan mental siswa menjadi perhatian utama dalam dialog Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) di PRO 1 RRI Madiun pada Senin, 26 Februari 2026. Dialog ini menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kesejahteraan emosional peserta didik.
Wenny Wijayanti, M.Pd. Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UKWMS Madiun menuturkan bahwa guru Bahasa Indonesia memiliki posisi unik karena berhadapan langsung dengan bahasa sebagai alat komunikasi emosi, pikiran, dan pengalaman hidup siswa. Oleh karena itu, guru perlu memiliki kepekaan dalam memilih teks, mengelola diskusi, serta menciptakan suasana kelas yang aman dan inklusif.
| Baca juga: SMPN 9 Madiun Juara 2 Musik Tradisi FLS3N |
Berbagai strategi pembelajaran dapat digunakan untuk mendukung literasi mental, seperti analisis tokoh psikologis dalam karya sastra, diskusi kelompok dengan fokus empati, serta kegiatan menyimak cerita atau pengalaman orang lain. Aktivitas tersebut membantu siswa belajar mendengarkan secara aktif dan menghargai perbedaan pengalaman emosional.
"Melalui literasi mental ini peserta didik tidak hanya diajarkan kompetensi namun juga melalui kegiatan yang perlu dirancang dan dipersiapkan oleh guru untuk mampu mengeksplorasi emosi, membangun kesadaran diri dan juga mengembangkan empati." Ucap Wenny Wijayanti, M.Pd. pada Senin, 26 Januari 2026.
Kegiatan menulis ekspresif juga dinilai efektif untuk membantu siswa menyalurkan perasaan secara sehat. Melalui tulisan, siswa dapat mengungkapkan kecemasan, harapan, atau konflik batin yang sulit disampaikan secara lisan. Guru berperan memastikan bahwa proses ini berlangsung tanpa penghakiman.
Melalui dialog Ngobras ini, ditegaskan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi ruang pembelajaran yang utuh, di mana siswa tidak hanya belajar berbahasa, tetapi juga belajar memahami diri, orang lain, dan merawat kesehatan mental secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....