Bahasa Indonesia Menjadi Ruang Literasi Mental Bagi Siswa!

  • 28 Jan 2026 21:50 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun -  Pembelajaran Bahasa Indonesia dinilai memiliki peran penting sebagai ruang penguatan literasi mental bagi peserta didik. Hal tersebut dibahas melalui dialog Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) yang disiarkan di PRO 1 RRI Madiun pada Senin, 26 Februari 2026. Dialog ini mengangkat tema "berbahasa dengan hati : literasi mental dalam pembelajaran".

Narasumber dialog, Wenny Wijayanti, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun, menjelaskan bahwa kegiatan membaca, menulis, berbicara, dan menyimak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi meningkatkan kompetensi kebahasaan, tetapi juga membantu siswa mengenali emosi, membangun kesadaran diri, serta mengembangkan empati.

Menurut Wenny, karya sastra seperti puisi, cerpen, novel, dan drama secara alami menghadirkan tema-tema emosional, konflik batin, serta perjalanan psikologis tokoh. Melalui kegiatan membaca dan mendiskusikan teks sastra, siswa diajak memahami beragam pengalaman emosional manusia dan belajar melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.

"Di dalam pembelajaran bahasa indonesia ada karya sastra seperti puisi, cerpen, novel, drama yang ternyata tanpa disadasi secara natural mampu mengeksplorasi tema tema emosi manusia kemudian konflik batin dan perjalanan seorang tokoh" ucap Wenny Wijayanti, M.Pd. kepada RRI.

Selain itu, kegiatan menulis reflektif seperti jurnal harian atau mingguan memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran mereka. Jurnal dinilai dapat membantu siswa melakukan refleksi diri, menetapkan tujuan personal, serta melatih penerimaan diri tanpa rasa takut dihakimi.

Dalam dialog tersebut juga disampaikan bahwa guru Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai fasilitator ekspresi diri siswa. Dengan pendekatan pembelajaran yang terstruktur, Bahasa Indonesia dapat menjadi mata pelajaran yang berkontribusi langsung pada penguatan kesehatan mental siswa di sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....