Bulan Rajab Tingkatkan Ibadah dan Akhlak
- 27 Jan 2026 14:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Keistimewaan bulan ini ditegaskan dalam Alquran Surah At-Taubah ayat 36, yang menyebutkan bahwa dari 12 bulan dalam setahun, terdapat empat bulan suci yang harus dijaga kehormatannya.
Dikutip dari tausiah Ustad Adi Hidayat di chanel youtube Adi Hidayat Official, berdasarkan riwayat sahabat Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tiga bulan haram berturut-turut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, sedangkan satu bulan lainnya yang terpisah adalah Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah.
"Sejak masa jahiliyah, bulan Rajab telah diagungkan dan dihormati. Pada masa itu, masyarakat sepakat untuk tidak berperang, menghentikan perselisihan antarsuku, serta menjaga harmoni sosial sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci tersebut," kata ustad Adi Hidayat
Allah SWT memberikan peringatan agar umat Islam tidak berbuat zalim pada bulan-bulan mulia. Ibnu Abbas menafsirkan bahwa Rajab menjadi momentum latihan memperbanyak amal saleh dan menjauhi maksiat, karena pahala kebaikan dilipatgandakan dan dosa pun berlipat bagi pelanggaran yang dilakukan.
Umat Islam dianjurkan memanfaatkan bulan Rajab dengan meningkatkan ibadah seperti sedekah, infak, berbagi ilmu, memperbanyak puasa sunnah, memperkuat tilawah Alquran, serta melaksanakan shalat malam. Selain itu, Rajab juga menjadi waktu yang tepat untuk meninggalkan perilaku negatif dan memperbaiki hubungan sosial.
Bulan Rajab disebut sebagai pembuka menuju bulan Sya’ban dan puncak ibadah Ramadan. Dengan mempersiapkan diri sejak Rajab, diharapkan umat Islam dapat memasuki Ramadan dengan kesiapan spiritual yang lebih matang dan kualitas ibadah yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....