Investasi Asing di Sulsel Masih Didominasi Sektor Primer
- 20 Jul 2026 17:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Investasi asing di Sulawesi Selatan dalam lima tahun terakhir masih didominasi sektor primer. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keberlanjutan transfer teknologi bagi daerah.
Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Nurfan Fatriah, S.STP., M.Adm.Pem, menjelaskan tiga negara mendominasi investasi asing di Sulsel. Ketiganya adalah Kanada, Australia, dan China.
"Dari sudut pandang data yang kami punya realisasi, mereka masih bergerak pada sektor primer," kata Nurfan Fatriah dalam program Kiprah Sulsel RRI Pro 1 Makassar, Minggu 19 Juli 2026.
Sektor primer hanya mengolah bahan mentah tanpa mengubahnya menjadi barang setengah jadi atau jadi. Nilai tambah dari proses tersebut justru dinikmati negara pengolah di luar negeri.
Nurfan mencontohkan komoditas nikel yang diekspor mentah kemudian dibeli kembali dalam bentuk olahan. Harga beli kembali bisa mencapai sepuluh kali lipat dari harga jual bahan mentah.
"Rugi dua kali kita, jual harganya murah, diolah di luar negeri, terus kita beli harganya sudah lebih mahal," ungkapnya.
Ia menyebut penanaman modal dalam negeri kini justru mendominasi dibanding investasi asing. Kebijakan fiskal negara dan daerah yang terbatas turut memengaruhi tren tersebut.
Pemerintah provinsi mendorong hilirisasi dari hulu ke hilir agar nilai tambah komoditas tidak lagi mengalir ke luar negeri. Rencana Umum Kebijakan Penanaman Modal tengah disusun untuk 20 tahun ke depan.
Zonasi investasi turut disiapkan agar wilayah penghasil bahan baku terhubung dengan kawasan industrialisasi. Langkah ini diharapkan mendorong investor asing masuk ke sektor sekunder yang bernilai tambah lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....