Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar Se-Asia Tenggara di Brebes
- 20 Jul 2026 13:44 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Kabupaten Brebes akan menjadi lokasi peternakan sapi perah dan pabrik susu terbesar di Asia Tenggara dengan nilai investasi Rp1,2 triliun yang dikembangkan oleh PT Global Dairi Bersama.
- Peletakan batu pertama proyek peternakan terpadu dilakukan di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Senin 20 Juli 2026, dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
- Proyek ini diprediksi menjadi penggerak baru industri persusuan nasional dari Jawa Tengah dan akan meningkatkan sektor pertanian dan peternakan di kawasan tersebut.
RRI.CO.ID, Semarang - Kabupaten Brebes menjadi lokasi pembangunan peternakan sapi perah dan pabrik susu yang digadang-gadang menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun. Proyek yang dikembangkan oleh PT Global Dairi Bersama itu menjadi penggerak baru industri persusuan nasional dari Jawa Tengah.
Pembangunan peternakan terpadu tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Senin 20 Juli 2026. Acara itu dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan CEO Saviora Group Ihsan Mulia Putri.
Kawasan peternakan akan berdiri di atas lahan seluas 710 hektare dengan kapasitas hingga 30.000 ekor sapi perah. Fasilitas yang dibangun mencakup peternakan modern, pabrik pengolahan susu, pengolahan limbah menjadi biogas dan pupuk, serta pusat produksi pakan ternak.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan proyek tersebut akan menjadi tonggak penting bagi penguatan industri susu nasional. Menurutnya, keberadaan peternakan raksasa itu akan mendorong Jawa Tengah menjadi salah satu pusat produksi susu terbesar di Indonesia.
"Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu," kata Ahmad Luthfi.
Saat ini populasi sapi perah di Jawa Tengah tercatat sekitar 77.566 ekor dengan produksi susu mencapai 78.465 ton per tahun. Sementara, kebutuhan susu masyarakat Jawa Tengah mencapai sekitar 94.730 ton per tahun sehingga masih bergantung pada pasokan dari daerah lain.
Kehadiran peternakan berkapasitas 30.000 ekor sapi perah tersebut diproyeksikan mampu menutup kekurangan pasokan susu di Jawa Tengah. Bahkan, produksi yang dihasilkan diperkirakan akan menciptakan surplus untuk memenuhi kebutuhan nasional.
"Kebutuhan di Jawa Tengah jelas akan sangat tercukupi dengan adanya investasi ini. Kalau nanti ini berdiri, sudah berlebih-lebih kita untuk kebutuhan susunya," ujarnya.
CEO Saviora Group, Ihsan Mulia Putri, menyebut peternakan modern tersebut dirancang untuk menghasilkan sekitar 180.000 ton susu segar setiap tahun. Produksi sebesar itu diyakini akan mengangkat posisi Jawa Tengah menjadi salah satu sentra persusuan terbesar di Indonesia.
Menurut Ihsan, tambahan 30.000 ekor sapi perah akan meningkatkan populasi sapi perah Jawa Tengah secara signifikan. Selain itu, produksi susu segar daerah juga diperkirakan melonjak hingga 18–20 persen.
"Kami memilih Brebes di Jawa Tengah karena melihat potensi agraris yang luar biasa. Etos kerja masyarakat tinggi, serta dukungan pemerintah daerah yang positif," katanya.
Selain menjadi pusat produksi susu, proyek tersebut juga dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru di kawasan pedesaan. PT Global Dairi Bersama akan menggandeng peternak dan petani sekitar melalui kemitraan pengelolaan sapi, produksi pakan, hingga pengembangan usaha peternakan rakyat.
Menteri Pertanian,Andi Amran Sulaiman mengatakan kebutuhan susu nasional terus meningkat seiring meningkatnya kebutuhan gizi masyarakat. Ia optimistis pembangunan peternakan susu terbesar se-Asia Tenggara di Brebes akan mempercepat terwujudnya swasembada susu nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....