Satgas MBG Surakarta Verifikasi Dapur SPPG yang Sempat Terkendala IPAL
- 17 Jul 2026 19:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Surakarta menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan lingkungan di setiap Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG).
Salah satunya yang menjadi sorotan utama dalam evaluasi semester pertama tahun 2026 adalah kepatuhan kepemilikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur SPPG.
Berdasarkan potret data evaluasi hingga bulan Juni kemarin, tercatat ada sembilan dapur SPPG di Kota Solo yang terindikasi belum memiliki fasilitas IPAL. Namun dalam rakor program MBG yang diadakan Pemerintah Kota Surakarta pada Kamis, 16 Juli 2026, sembilan dapur bersangkutan memberikan klarifikasi sudah memiliki IPAL.
Meskipun dalam rapat koordinasi (rakor) evaluasi terbaru pihak pengelola dari sembilan SPPG tersebut mengeklaim telah merampungkan pembuatan IPAL, Satgas MBG tidak ingin gegabah. Tim dijadwalkan akan segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi guna memastikan kesesuaian fasilitas pengolahan limbah tersebut dengan standar yang berlaku.
""Iya, tadi kan di data awal kan memang ada sembilan ya yang belum, tapi tadi klarifikasinya mereka saat ini katanya sudah karena itu potret di bulan Juni kemarin semester satu. Nanti kita akan cek kembali yang 9 ini ke lokasi," kata Wakil Satuan Tugas (Satgas) program MBG kota Surakarta, Purwanti.
Purwanti mengungkapkan bahwa kepastian di lapangan sangat krusial agar operasional dapur tidak mencemari lingkungan sekitar.
Sembilan SPPG tersebut mengatakan kini telah memiliki sistem pembuangan limbah dengan metode yang bervariasi. Beberapa di antaranya menggunakan teknologi yang telah disesuaikan dengan aturan kelayakan.
Sebagian IPAL diklaim telah dibangun sesuai dengan standar ketat Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), serta ada beberapa SPPG memilih mengintegrasikan pembuangan limbah dapurnya langsung ke jaringan IPAL milik Pemerintah Kota Surakarta.
Namun selain itu juga, ada dapur SPPG lainnya yang menerapkan sistem IPAL dengan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan. Langkah pengetatan ini diambil demi memastikan komitmen gerakan Solo Zero Accident MBG berjalan menyeluruh.
Satgas MBG Surakarta menegaskan bahwa selain menjamin kualitas dan kandungan gizi makanan yang masuk ke tubuh anak-anak, aspek sanitasi dan kebersihan lingkungan di sekitar area produksi makanan juga wajib memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....