El Nino Kuat Ancam Papua Selatan
- 16 Jul 2026 13:32 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang saat ini berlangsung bersamaan dengan musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Papua Selatan.
Asih Arum Bestari, Forecaster Stasiun Klimatologi Papua Selatan, mengatakan berdasarkan pemantauan BMKG, El Nino saat ini berada pada kategori kuat. BMKG memprediksi fenomena tersebut akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026, sementara perkembangan kategorinya akan disampaikan setelah terdapat pembaruan hasil pemantauan.
El Nino merupakan fenomena pemanasan massa air laut di wilayah Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Ketika fenomena tersebut aktif, kondisi iklim dan musim di Indonesia dapat berubah sehingga meningkatkan potensi kekeringan dibandingkan musim kemarau pada umumnya.
Menurut Arum El Nino memiliki beberapa kategori, mulai dari netral, lemah, hingga kuat. Saat ini, Papua Selatan berada pada kategori El Nino kuat yang sebelumnya juga pernah terjadi pada 2015 dan 2019 dengan dampak berupa kekeringan yang cukup berat di wilayah tersebut.
| Baca juga: Perubahan Cepat Butuh SDM Adaptif |
"Masyarakat yang ingin mengetahui informasi cuaca dan iklim dapat mengakses media sosial @infoiklimpapsel atau datang langsung ke Kantor Stasiun Klimatologi di Tanah Miring."ujar Arum dalam program acara GMP di RRI Merauke. Kamis 16 Juli 2026
Arum juga menyampaikan bahwa Stasiun Klimatologi Papua Selatan memperbarui informasi prakiraan cuaca setiap hari. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengantisipasi aktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi instansi terkait dalam mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....