Pembangunan Gedung Telah 99 Persen, MPLS Sekolah Rakyat Tetap Berjalan

  • 14 Jul 2026 22:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Suasana hari pertama

Di balik kemeriahan kegiatan tersebut, proses pembangunan sekolah masih terus dikebut. Para pekerja tampak menyelesaikan

Progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kota Semarang yang berlokasi di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, telah mencapai 99 persen. Meski demikian, suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang berlangsung semarak.

Ratusan siswa dari berbagai jenjang bersama para wali murid memadati gedung serbaguna di bagian belakang kompleks sekolah, Selasa 14 Juli 2026. Progres pembangunannya meliputi asrama putri jenjang SMA hingga kantin SMP.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan kuota peserta didik Sekolah Rakyat di Rowosari telah terpenuhi. Bahkan, terdapat sejumlah calon siswa yang masuk daftar cadangan.

"Alhamdulillah pembukaan saat ini, jumlah peserta terpenuhi. Bahkan ada yang masuk cadangan. Jadi nanti misalkan ada yang mundur, cadangan itu akan naik. Jadi 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA terpenuhi. Hari ini juga sudah dimulai MPLS," katanya.

Para siswa yang masih menempati lokasi sementara di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Semarang dijadwalkan pindah ke gedung baru di Rowosari pada akhir Juli 2026.

"Nanti di akhir bulan. Hari ini kita lihat masih ada pekerjaan minor, finishing-finishing kecil. Tapi dari Kementerian PU menyampaikan tanggal 25 Juli semuanya sudah bersih. Karena kontrak mereka memang selesai pada 25 Juli," ujarnya.

Adapun proses belajar mengajar masih didukung guru bantu yang berasal dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Sedangkan rekrutmen guru khusus Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

"Sementara ini masih memakai guru bantu. Kita ambil dari SD, kemudian SMP, dan sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar guru SMA diperbantukan sampai nanti ada rekrutmen khusus guru Sekolah Rakyat pada bulan September," ujarnya.

Pihaknya berharap Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan memberikan layanan pendidikan yang setara dengan sekolah lainnya. "Anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan kesempatan sekolah bisa memperoleh pendidikan secara gratis dan memiliki masa depan yang lebih baik," tandasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....