Baubau Siapkan Rantai Pasok Ikan ke Arab Saudi, Perkuat Hub Maritim

  • 14 Jul 2026 20:05 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperluas pasar ekspor hasil perikanan. Peluang tersebut terbuka setelah kunjungan Menteri Haji dan Umrah ke salah satu perusahaan pengolahan ikan di Kelurahan Sulaa, Sabtu, 11 Juli 2026, yang mendorong rencana penyediaan ikan bagi kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Kepala Dinas Perikanan Kota Baubau, Yulia Widiarti, mengatakan pemanfaatan produk perikanan Indonesia untuk konsumsi jemaah haji tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan ekonomi nelayan dan pelaku usaha.

Menurut Yulia, hingga saat ini ekspor langsung dari Baubau masih terbatas. Karena itu, Dinas Perikanan terus mendampingi pelaku usaha agar memenuhi persyaratan administrasi untuk dapat menembus pasar ekspor.

"Selama ini produk perikanan kita sudah banyak keluar daerah. Namun, untuk ekspor langsung secara mandiri memang belum ada, kecuali komoditas ubur-ubur," ujarnya.

Yulia mengungkapkan tantangan lain yang dihadapi adalah kepastian pembayaran, jaringan pemasaran, dan kesiapan rantai dingin (cold chain). Karena itu, pemerintah terus memperkuat fasilitas penyimpanan agar pasokan ikan tetap terjaga.

Saat ini, Kota Baubau telah memiliki produk tuna loin, mengoptimalkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta menyiapkan cadangan ikan sekitar 40 ton dari para pelaku usaha.

"Kuncinya ada pada fasilitas cold storage. Jika rantai dingin siap, kita bisa menjamin pasokan dan menjaga harga ikan tetap stabil," katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Baubau mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Dari empat lokasi yang diusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan, tiga lokasi telah memasuki tahap pelaksanaan.

Yulia menambahkan, peluang ekspor ke Arab Saudi sejalan dengan visi Kota Baubau sebagai hub maritim dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Ke depan, Baubau juga akan membangun kolaborasi dengan daerah penghasil ikan di Kepulauan Buton, seperti Kabupaten Buton dan Buton Selatan, guna memperkuat rantai pasok perikanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....