Layar Benteng Hadirkan Bioskop Rakyat di Desa Sandang Pangan

  • 12 Jul 2026 11:38 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Selatan – Ratusan warga memadati pelataran Kantor Desa Sandang Pangan (Rongi), Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sabtu malam 11 Juli 2026, untuk menyaksikan pemutaran film gratis dalam kegiatan Layar Benteng yang digelar oleh Seribu Benteng Production.

Kegiatan yang menghadirkan hiburan sekaligus edukasi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat berbagai kalangan usia. Selain menjadi ajang menonton film bersama di ruang terbuka, acara ini juga dirangkaikan dengan Diskusi Film dalam Program Sinema Indonesia 2025–2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi sinema, membuka ruang apresiasi terhadap karya film daerah, serta mendorong pemajuan kebudayaan melalui aktivitas seni dan edukasi di ruang publik, khususnya di wilayah eks Kesultanan Buton.

Ketua Panitia, Andhy Loppes Eba, mengatakan Layar Benteng tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dengan budaya dan cerita-cerita lokal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Buton.

"Melalui Layar Benteng, kami ingin menghadirkan ruang bersama yang mempertemukan masyarakat dengan film, budaya, dan sejarah lokal. Film menjadi media yang efektif untuk mengenalkan kembali identitas budaya kepada generasi muda sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap warisan daerah," ujar Andhy.

Andy yang juga dikenal sebagai jurnalis senior ini menjelaskan, dipilihnya Desa Sandang Pangan atau Rongi sebagai lokasi pemutaran film bukan tanpa alasan. Kawasan Benteng Rongi memiliki nilai sejarah yang penting sehingga diharapkan dapat menjadi ruang belajar sejarah sekaligus sarana memperkenalkan kembali warisan budaya kepada masyarakat.

"Layar Benteng kami hadirkan di Benteng Rongi karena tempat ini memiliki nilai historis yang besar. Kami berharap masyarakat tidak hanya datang untuk menonton film, tetapi juga mengenal sejarah benteng dan memahami pentingnya menjaga situs budaya sebagai bagian dari identitas daerah," tambahnya.

Andhy juga menambahkan, Layar Benteng merupakan program yang didukung melalui Dana Hibah Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia lewat Dana Indonesiana, sebagai bentuk dukungan negara terhadap pemajuan kebudayaan yang bersumber dari pengelolaan Dana Abadi Kebudayaan.

Dana tersebut diperuntukkan bagi pelaku budaya, komunitas seni, dan lembaga kebudayaan untuk menghasilkan karya serta menyelenggarakan kegiatan kebudayaan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat disuguhkan sejumlah karya film produksi anak daerah, yakni film fiksi Pesawat Kertas dan Di Waktu Senja, serta film dokumenter Cagar Budaya Tradisi Adat Matogalampa Masyarakat Rongi yang mengangkat kekayaan tradisi dan nilai-nilai budaya lokal.

Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang melibatkan masyarakat, pegiat budaya, dan pelaku kreatif lokal. Diskusi membahas pentingnya pelestarian budaya melalui media film serta mendorong generasi muda untuk mendokumentasikan tradisi daerah dalam bentuk karya visual. Kegiatan tersebut juga diisi dengan acara hiburan menampilkan artis d Dangdut Academy musim ke-5 (DA 5) La Ode Ayandi asal Kabupaten Buton.

Melalui kegiatan ini, Seribu Benteng Production berharap ruang-ruang publik berbasis budaya seperti Benteng Rongi dapat terus dimanfaatkan sebagai pusat edukasi, apresiasi seni, dan penguatan identitas budaya masyarakat Buton Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....