Dirut Bulog: Stok Beras Nasional Tertinggi Dalam Sejarah
- 12 Jul 2026 16:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Direktur Utama Perum Bulog Letjen Akhmad Rizal Ramdhani menegaskan stok beras nasional sekarang ini mencapai 5,4 juta ton dan merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama baik petani, Penyuluh pertanian Lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Daerah hingga Pemerintah Pusat.
Kepada wartawan saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Klaten, Jumat 10 Juli, Letjen Akhmad Rizal Ramdhani mengatakan pencapaian stok beras nasional tersebut dapat mewujudkan swasembada pangan. Sehingga swasembada pangan tersebut terus berlanjut sepanjang masa tidak ada lagi impor.
“Pencapaian ini bisa mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Harapan kami kondisi ini terus berlanjut sepanjang masa Indonesia harus swasembada pangan dan tidak ada lagi impor,” Kata Dirut Bulog Akhmad Rizal Ramdhani
Pihaknya akan terus melakukan penyerapan gabah petani dengan HET Rp 6.500 per kilogram. Sedangkan target capaian penyerapan gabah tahun 2026 sebesar 4 juta ton dan realisasinya hingga saat ini 3,2 juta ton.
“Masih ada lima bulan lagi mas, jadi estimasi kami 4 juta ton akan tercapai dibulan september. Insyallah diatas 4 juta ton,” katanya
Sementara sebelumnya Pimpinan Bulog Surakarta Nanang Harianto mengatakan, pihaknya terus gencar melakukan penyerapan gabah dari petani di wilayah Solo Raya termasuk di Klaten. Khusus di Klaten hingga akhir Juni 2026 tercatat hampir 10.700 ton setara beras.
“Kami terus melakukan penyerapan gabah dari petani khusunya di wilayah kabupaten Klaten. Sudah cukup banyak juga karena secara terget untuk tahun 2026 sudah tercapai 77 persen,” katanya.
Menurut Nanang, tok beras di gudang Perum Bulog wilayah Klaten dipastikan mencukupi hingga tahun depan. Di sisi lain, Bulog masih terus menyerap gabah hasil panen petani untuk memperkuat cadangan pangan. Adam Sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....