Sekolah Rakyat Jadi Opsi Pendidikan Baru Pandeglang

  • 12 Jul 2026 06:15 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu melalui inisiasi Sekolah Rakyat (SR) sebagai solusi konkret penurunan angka kemiskinan makro serta mengatasi angka putus sekolah di Kabupaten Pandeglang. Program ini dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang terdata dalam kategori desil satu dan dua pada sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang, Sutoto, menjelaskan bahwa sekolah tersebut menjadi wadah bagi siswa dari keluarga prasejahtera untuk mendapatkan layanan pendidikan layak. Selain Sekolah Rakyat, pemerintah daerah kini tengah mematangkan program Sekolah Nasional Terpadu (SNT) yang telah lolos verifikasi untuk wilayah Banten.

"Putus sekolah setiap tahunnya pasti ada, dan Sekolah Rakyat ini bisa membantu siswa yang kurang biaya karena sasarannya kan anak-anak dari keluarga desil satu dan dua," ujar Sutoto, Sabtu 11 Juli 2026.

Program ini diharapkan Sutoto mampu menjawab tantangan pemerataan pendidikan yang selama ini menjadi alasan utama anak putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan. Integrasi antara pendampingan sosial bagi orang tua dan penyediaan sekolah berasrama menjadi strategi unggulan pemerintah dalam menciptakan kesetaraan akses.

Kesiapan infrastruktur serta tenaga pendidik disebutnya terus dikejar menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027 per 13 Juli nanti. Pemerintah menaruh harapan besar bahwa keberadaan sekolah khusus ini mampu memperbaiki kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pandeglang.

Upaya ini dinilainya selaras dengan misi pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan masyarakat secara menyeluruh. Dinas menjamin penjangkauan siswa akan dilakukan secara intensif agar sasaran penerima manfaat benar-benar tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Ini relevan dalam rangka penurunan angka kemiskinan, anak-anak dari desil satu dan dua dijangkau dan ditampung ke Sekolah Rakyat. Kami berharap program ini berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi anak-anak yang membutuhkan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....