Rehabilitasi Irigasi Saddang Perkuat Pengairan Ribuan Hektare Sawah
- 04 Jul 2026 07:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidrap - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Saddang resmi memulai rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Sungai Saddang Sub Unit Sidenreng 2 yang akan memperkuat sistem pengairan bagi 894,5 hektare lahan persawahan di Kecamatan Panca Lautang dan Tellu Limpoe. Pelaksanaan rehabilitasi ditandai dengan sosialisasi pekerjaan yang berlangsung di Kelurahan Lajonga, Kecamatan Panca Lautang, Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Kepala SNVT PIPA Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Andi Faizal Fahrial, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait. Turut hadir Kepala Dinas PSDA Sidrap Andi Safari Renata, Kepala Bapperida Herwin, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sidrap Mursalim, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, Ketua P3A, dan para petani.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengatakan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut menjadi jawaban atas keluhan petani yang selama puluhan tahun menghadapi persoalan distribusi air akibat rusaknya saluran irigasi. Menurutnya, proyek senilai sekitar Rp15 miliar itu dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga Desember 2026.
"Sudah kurang lebih 50 tahun tidak dilakukan rehabilitasi. Hari ini menjadi tonggak sejarah baru. Jumat berkah di Kelurahan Lajonga kita mulai perbaikan itu kembali," ujar Syaharuddin.
Ia menjelaskan, kondisi jaringan irigasi yang telah berusia sekitar lima dekade mengalami sedimentasi, dipenuhi sampah, dan banyak bagian saluran mengalami kerusakan sehingga distribusi air ke lahan pertanian tidak berjalan optimal.
Syaharuddin juga meminta seluruh pihak, mulai dari Dinas PSDA, pelaksana proyek hingga masyarakat, untuk mengawal pekerjaan agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi petani. "Apa pun kendala dalam kegiatan ini jangan ada yang mannoko-noko. Kita harus saromase agar pekerjaan berjalan lancar," tegasnya.
Selain rehabilitasi DI Saddang, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga menyiapkan sejumlah program penyediaan air lainnya, seperti pembangunan Bendung Torere senilai sekitar Rp43 miliar yang akan mengairi sekitar 1.025 hektare sawah, pembangunan jaringan irigasi perpompaan di Lajonga dan Elle Salewo, serta kelanjutan program Optimasi Lahan Non Rawa.
Program tersebut juga diharapkan mampu mengatasi kekurangan pasokan air di sekitar 504 hektare lahan pertanian kawasan Lamini-Corawali yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Sementara itu, Kepala SNVT PIPA Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Andi Faizal Fahrial, menyebut rehabilitasi jaringan irigasi merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Ia mengapresiasi komunikasi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Sidrap sehingga usulan rehabilitasi dapat segera direalisasikan, sekaligus membuka peluang pengusulan lanjutan untuk penanganan saluran irigasi lainnya.
"Kolaborasi ini kita genjot secara cepat agar bisa mendukung swasembada pangan. Mari kita jaga bersama aset irigasi ini. Kalau airnya lancar, maka produktivitas padi Sidrap sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan akan semakin meningkat," pungkas Andi Faizal.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....