MTsN 4 Bone Kembangkan Inovasi POC Eco-Enzim Dari Limbah Organik
- 04 Jul 2026 14:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - MTsN 4 Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan melalui berbagai inovasi berbasis pengelolaan sampah organik. Salah satu inovasi unggulan yang kini giat dikembangkan di lingkungan madrasah adalah pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Eco-Enzim.
Bahan baku yang digunakan pun sangat mudah ditemukan, yakni limbah organik berupa kulit pisang, kulit buah-buahan, serta sisa sayuran yang seringkali terbuang begitu saja. Inovasi ini merupakan bagian integral dari implementasi Program Adiwiyata yang sedang digalakkan oleh pihak madrasah.
Tujuan utamanya bukan sekadar mengurangi volume timbunan sampah organik, melainkan mengubah limbah tersebut menjadi produk yang memiliki nilai guna tinggi bagi keberlangsungan lingkungan sekitar. Melalui proses fermentasi yang melibatkan bahan sederhana seperti gula merah, bioaktivator EM4, dan air bersih, limbah organik tersebut disulap menjadi pupuk cair yang ramah lingkungan.
Lebih jauh, kegiatan pengolahan sampah ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang sangat berharga bagi para peserta didik. Mereka tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung pentingnya pengelolaan sampah berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).
Pengalaman praktis ini secara efektif meningkatkan kepedulian siswa terhadap kelestarian alam sekaligus memberikan keterampilan baru dalam mengelola sumber daya yang ada. Hasil dari proses fermentasi tersebut pun tidak disia-siakan oleh pihak madrasah. Pupuk organik yang dihasilkan digunakan secara langsung untuk menyuburkan tanaman yang tersebar di area lingkungan madrasah.
Hal ini membuktikan bahwa dedikasi siswa dalam mengolah limbah memberikan dampak nyata, yakni menciptakan ekosistem madrasah yang lebih hijau, subur, dan asri. Kepala MTsN 4 Bone, Andi Ridwan, memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif ini.
Menurutnya, inovasi POC Eco-Enzim merupakan langkah nyata madrasah dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat pendidikan karakter siswa agar lebih peduli terhadap bumi. Beliau berharap kesadaran kolektif ini dapat terus tumbuh di kalangan warga madrasah, menjadikan pola hidup ramah lingkungan sebagai bagian dari keseharian.
"Melalui inovasi ini, kami berharap seluruh warga madrasah semakin sadar bahwa sampah organik bukan lagi sekadar limbah, melainkan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Inilah wujud komitmen nyata MTsN 4 Bone sebagai Madrasah Adiwiyata Nasional yang saat ini terus berbenah dan meningkatkan kualitas menuju predikat Adiwiyata Mandiri," ungkap Andi Ridwan pada Kamis, 2 Juli 2026.
Sebagai lembaga pendidikan yang telah meraih predikat Adiwiyata Nasional, MTsN 4 Bone bertekad untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi lingkungan yang berkelanjutan. Diharapkan ke depannya, program ini tidak hanya menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam mengelola sampah secara bijak demi mewujudkan masa depan lingkungan yang lebih lestari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....