Kisah Yuliana, Pengrajin Jahit Parepare yang Mandiri Berkat Bantuan Kemenag
- 01 Jul 2026 11:06 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Guna memastikan bantuan tepat sasaran, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare yang tergabung dalam Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Ekonomi Umat melakukan monitoring terhadap pemanfaatan bantuan yang telah diberikan kepada penerima bantuan pemberdayaan ekonomi, terkait perkembangan usaha. Mengusung tema "Bersinergi Menguatkan Ekonomi Umat Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan", kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Parepare, Rifdaningsi, bersama Ketua Baznas Kota Parepare, Irwan Yusuf Caco.
Monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program bantuan produktif agar berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memantau mekanisme dan prosedur pelaksanaan di lapangan serta menghimpun data yang akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program pemberdayaan ekonomi umat pada tahap berikutnya.
Rifdaningsi menegaskan bahwa monitoring merupakan bagian penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mampu meningkatkan taraf hidup para penerima manfaat. "Kami turun langsung ke lapangan bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi untuk melihat dan memastikan kualitas barang serta dampaknya yang nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan warga di sini, khususnya bagi para penerima manfaat," ujarnya dikutip Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam monitoring tersebut, tim mengunjungi salah satu penerima manfaat, Ridwan, warga Jalan Pinggir Laut, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, yang telah menerima bantuan berupa satu unit mesin perahu ketinting merek Honda GP200 lengkap dengan as dan baling-baling. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha perikanan sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga.
Tim juga melakukan monitoring kepada Murni dan Yuliana, warga Bukit Indah, Kecamatan Soreang, yang menerima bantuan mesin jahit sebagai modal usaha produktif. Bagi Yuliana, bantuan yang diterimanya telah membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan usahanya. Ia mengaku kini mampu meningkatkan pendapatan berkat bertambahnya pesanan jahitan dari berbagai instansi, bahkan hingga dari luar Kota Parepare.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kemenag Kota Parepare dan Baznas Kota Parepare atas bantuan yang diberikan. Berkat mesin jahit ini, usaha saya semakin berkembang. Sekarang saya sudah menerima beberapa pesanan pembuatan baju dari berbagai instansi, bahkan ada juga yang berasal dari luar Kota Parepare," ungkapnya.
Melalui monitoring ini, Kemenag Kota Parepare bersama Baznas Kota Parepare menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap bantuan produktif tidak hanya tersalurkan dengan baik, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi kedua lembaga diharapkan terus melahirkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera melalui optimalisasi pemanfaatan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....