PP KAMMI Dukung Keberlanjutan Program MBG

  • 15 Mar 2026 23:08 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah. Program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Bendahara Umum PP KAMMI, Wira Putra mengatakan program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak. Menurutnya, program tersebut juga berpengaruh terhadap kemampuan belajar siswa, dan pembangunan generasi masa depan.

“Program MBG bukan sekadar program makan gratis, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Anak-anak yang terpenuhi kebutuhan gizinya akan lebih siap belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi bangsa di masa depan,” katanya, Minggu 15 Maret 2026.

Meski mendukung pelaksanaan program tersebut, PP KAMMI menilai evaluasi dan inovasi kebijakan tetap diperlukan agar program MBG dapat berjalan lebih efektif. Badan Gizi Nasional diharapkan terus melakukan penyempurnaan sistem pelaksanaan di lapangan.

PP KAMMI juga mengusulkan agar Badan Gizi Nasional mempertimbangkan opsi penyediaan dapur MBG di lingkungan sekolah. Skema tersebut dapat menjadi alternatif dari model dapur terpusat yang saat ini digunakan.

“Pendekatan ini penting untuk melihat secara objektif model mana yang lebih efektif dari sisi efisiensi operasional, kualitas makanan, serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Wira menjelaskan perbandingan kedua model tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator, seperti biaya produksi makanan, biaya distribusi, hingga tingkat kesegaran makanan yang diterima siswa. Selain itu, sistem pengawasan keamanan pangan, serta keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal juga dapat menjadi bagian dari evaluasi.

Menurut Wira, dapur yang berada langsung di lingkungan sekolah berpotensi memberikan sejumlah keuntungan. Makanan dapat disiapkan lebih dekat dengan penerima manfaat sehingga kualitas dan kesegarannya lebih terjaga.

Selain itu, keberadaan dapur sekolah juga dinilai dapat membuka peluang pemberdayaan masyarakat sekitar. Bahkan, dapur tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana edukasi gizi bagi para siswa.

Wira mengatakan pemerintah dapat melakukan uji coba skema tersebut di beberapa wilayah terlebih dahulu sebelum diterapkan secara lebih luas. Langkah ini dinilai penting untuk melihat efektivitas pelaksanaan program secara menyeluruh.

“Program sebesar MBG tentu membutuhkan proses penyempurnaan sistem secara bertahap. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk membuka ruang inovasi kebijakan agar pelaksanaannya semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.

Wira menegaskan usulan tersebut merupakan bentuk dukungan konstruktif terhadap program MBG agar implementasinya semakin optimal. PP KAMMI berharap program tersebut dapat terus diperkuat karena dinilai memiliki dampak strategis bagi masa depan generasi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....