Sosialisasi MBG, Ashabul Kahfi Tegaskan Makanan Bergizi Hak Anak

  • 26 Feb 2026 08:46 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Kota Makassar sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan SDM sejak usia dini, terutama di wilayah perkotaan yang masih menghadapi tantangan ketimpangan akses pangan bergizi.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi MBG kali ini di Bajiminasa 1, Tamarunang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar belum lama ini. Kegiatan tersebut disambut antusias warga yang berharap program ini benar-benar mampu menjawab persoalan gizi anak dan mendorong peningkatan kualitas SDM di Sulawesi Selatan.

Hadir sebagai narasumber utama, Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, yang juga menjabat sebagai Kapoksi Komisi IX DPR RI menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap implementasi Program MBG sebagai langkah strategis negara dalam menjamin hak dasar anak.

“Komisi IX DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, karena makanan bergizi adalah hak anak. Permasalahannya adalah tidak semua orang tua mampu menyediakan itu, sehingga di situlah negara mengambil peran untuk memenuhi hak semua anak,” ujar Ashabul Kahfi dalam keterangan tertulisnya, Kamis 26 Februari 2026.

Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pemerintah menempatkan program ini sebagai strategi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Program ini dinilai sebagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Di tengah fluktuasi harga bahan pokok dan tekanan ekonomi rumah tangga, kehadiran MBG diharapkan mampu menjadi bantalan sosial sekaligus solusi konkret dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Ashabul Kahfi juga menjelaskan bahwa makanan bergizi bukan sekadar kebutuhan, melainkan hak setiap anak bangsa. Negara memiliki kewajiban untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan haknya atas asupan gizi yang layak. Melalui Program MBG, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan status gizi anak, mendukung konsentrasi dan prestasi belajar, serta mengurangi beban ekonomi keluarga. Dalam jangka panjang, perbaikan gizi ini diyakini berkontribusi langsung terhadap kualitas SDM nasional.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan kualitas pelaksanaan program di lapangan. “Program ini harus dijalankan secara transparan, tepat sasaran, dan memenuhi standar kesehatan. Pengawasan, kualitas distribusi, serta standar keamanan pangan harus menjadi perhatian utama agar masyarakat percaya dan merasakan manfaatnya secara nyata,” tegasnya.

Komisi IX DPR RI memandang keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari luasnya cakupan penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan dan dampaknya terhadap kesehatan anak-anak Indonesia. Evaluasi berkala, pelibatan tenaga kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar manfaat program benar-benar terasa dan berkelanjutan dalam memperkuat daya saing SDM Indonesia.

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan. Partisipasi aktif sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjaga mutu serta memastikan distribusi berjalan merata.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Program MBG diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Jika dijalankan konsisten dan tepat sasaran, program ini bukan sekadar bantuan makan gratis, melainkan fondasi kuat dalam mencetak SDM unggul yang akan menentukan arah masa depan bangsa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....