MBG Selama Ramadan di Solo: Siswa Akan Diberikan Menu Kering
- 18 Feb 2026 19:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pendidikan Kota Surakarta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 2026. Namun, terdapat penyesuaian teknis berupa pemberian menu kering yang dapat dibawa pulang oleh siswa guna menghormati ibadah puasa.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, menjelaskan pihaknya telah meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyesuaikan jenis makanan yang diberikan. Mengingat mayoritas siswa, terutama di tingkat SMP, sudah menjalankan puasa penuh, maka paket nutrisi akan diberikan dalam bentuk menu kering atau kudapan sehat.
"Kebijakan SPPG tetap memberikan MBG, namun kami minta untuk menu kering yang bisa dibawa pulang. Paketnya berupa snack atau makanan yang sesuai rekomendasi nutrisi, sehingga bisa dikonsumsi saat waktu berbuka tiba," ujar Dwi Ariyatno saat dihubungi rri.co.id, Rabu, 18 Februari 2026.
Dwi menambahkan, bagi siswa yang tidak menjalankan ibadah puasa, pihak sekolah tetap dapat memfasilitasi kebutuhan makan mereka. Sekolah diminta menyediakan ruang khusus yang terpisah agar tetap menjaga toleransi dan kekhusyukan siswa lain yang sedang beribadah di lingkungan sekolah.
Sementara itu, pihak sekolah saat ini masih menunggu koordinasi lebih lanjut terkait jadwal distribusi paket makanan tersebut. Kepala SMP Negeri 3 Surakarta, Kucisti Ike Retnaningtyas Suryo Putro, mengungkapkan hingga saat ini pihak SPPG belum memberikan informasi mendetail mengenai menu maupun kepastian tanggal dimulainya distribusi selama Ramadan.
"Kami belum mendapatkan informasi selanjutnya, namun biasanya petugas SPPG akan datang langsung ke sekolah saat anak-anak sudah mulai masuk pembelajaran di kelas. Kami memperkirakan koordinasi akan dilakukan pada hari Senin mendatang untuk memastikan teknis di lapangan," kata Kucisti Ike.
Penyesuaian ini diharapkan dapat memastikan hak nutrisi siswa tetap terpenuhi tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan suci. Sinergi antara pemerintah kota dan satuan pendidikan menjadi kunci agar program strategis ini tetap tepat sasaran meski di tengah penyesuaian jadwal sekolah. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....