Polres Kudus Tambah Dua Dapur Gizi, Distribusi MBG Meluas

  • 13 Feb 2026 14:38 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus – Dua dapur gizi baru milik Polres Kudus resmi beroperasi untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar. Penambahan fasilitas ini diharapkan memperluas jangkauan distribusi makanan bergizi sekaligus mendukung pemenuhan gizi siswa di Kabupaten Kudus.

Dua dapur gizi tersebut berada di Desa Kramat, Kecamatan Kota, dan Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati. Peresmian dipusatkan di dapur gizi Desa Kramat yang selama ini telah memenuhi standar kelayakan tinggi, baik dari sisi higienitas maupun kandungan gizi makanan.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan, dapur gizi yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Kudus kini berjumlah empat unit. Dari jumlah tersebut, tiga dapur sudah beroperasi dan dua di antaranya baru diresmikan pada hari ini.

“Mudah – mudahan dengan keberadaan SPPG dari Yayasan Kemala Bhayangkari ini dapat ikut membantu mendistribusikan MBG kepada para siswa di sekolah. Untuk pengawasan tentu kami sudah berkoordinasi dengan Satgas MBG Kabupaten Kudus termasuk dengan Kodim Kudus,” tutup kapolres.

Bupati Kudus Samani Intakoris mengatakan, keberadaan dapur gizi yang dikelola Polres Kudus membantu percepatan pemenuhan kebutuhan program makan bergizi bagi para siswa. Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat penting agar seluruh sasaran program dapat terlayani secara optimal.

“Dengan dukungan dari Polres Kudus ini menambah kecepatan kita dalam memenuhi kebutuhan MBG sebagai penerima manfaat di Kudus. Di SPPG Polres Kudus sebelum diserahkan kepada anak – anak sekolah telah dilakukan rapid tes dulu sehingga benar – benar aman konsumsi,” tutur Bupati, Jumat, 13 Februari 2026.

Ia menambahkan, seluruh dapur gizi di Kudus nantinya akan terintegrasi dalam sistem pemantauan kesehatan daerah. Integrasi ini memungkinkan masyarakat memantau kegiatan dapur gizi sehingga meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik.

“Selain itu keberadaan SPPG juga mampu menampung para pekerja di Kudus. Dengan adanya 92 SPPG yang sudah beroperasi, maka ribuan pekerja sudah terserap,” tandas Samani.

Sementara itu, Kepala Dapur Gizi Yayasan Kemala Bhayangkari Desa Kramat, Nevada Setyo Budi, mengatakan dapur tersebut melayani dua SMP, empat PAUD, dan satu SD. Selain itu, pihaknya rutin melakukan uji coba menu setiap pekan serta mengenalkan menu Nusantara kepada siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....