Pancaran Layar Travoy, Pintu Gerbang Mudik-Balik Lebaran Aman dan Nyaman
- 17 Apr 2026 14:35 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Kamis, 12 Maret 2026, PT Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional Division menyelenggarakan sesi konferensi pers di Medan, terkait persiapan pelayanan mudik dan balik lebaran 1447 Hijriah. Kegiatan ini, menandai kesiapan petugas sekaligus perusahaan tersebut dalam mengantisipasi kepadatan dan lonjakan mobilitas di ruas tol operasional Jasa Marga.
Senior General Manager Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani mengatakan, untuk antisipasi pihaknya telah menambah personel di sejumlah gerbang. Kemudian menambah gerbang top up (pengisian) saldo uang elektronik, mobile reader, hingga kendaraan derek untuk mempercepat evakuasi jika terjadi kecelakaan.
“Jalur Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi memang kita sedang melakukan penyesuaian SPM, sehingga beberapa SPM yang butuh penyelesaian sudah kita kebut sebelum H-10. Fokus Satgas Idulfitri ini kita fokuskan pada pelayanan sehingga pekerjaan yang akan kita selesaikan nanti tunggu selesai lebaran,” kata Tyas.
Selain mengandalkan mobilitas personel, para lebaran kali ini PT Jasa Marga memanfaatkan aplikasi “Travoy” yang bisa diunduh pengguna jalan melalui gawai. Tyas menyebut, Travoy seakan menjadi ‘Kompas’ bagi pengguna jalan, untuk memastikan perjalanan mudik serta balik lebaran aman dan nyaman.
“Aplikasi Travoy, salah satu upaya kita untuk memfasilitasi para pengguna jalan, sehingga dapat mengecek real time CCTV ruas-ruas yang akan dilewati. Serta ada tarif (perjalanan) di situ, ada SPKLU dan SPBU. Mudah-mudahan, fasilitas yang ada bisa membantu pengguna jalan untuk lebih nyaman lagi mengendarai di jalan tol,” ujar Tyas.
Tyas menyebut, aplikasi Travoy menyediakan berbagai layanan fitur yang berisi informasi tarif perjalanan, pengisian dan pengecekan saldo, CCTV di setiap ruas jalan secara live, hingga informasi rest area terdekat.
“Kami sediakan rest area, dan mohon itu dimanfaatkan karena di sana ada posko kesehatan. Kemudian juga fasilitas umum juga sudah kita maksimalkan, sehingga jika terasa lelah bisa istirahat terlebih dahulu,”
“Kedua, pengecekan saldo tol, karena kelancaran Idulfitri ini ditentukan antara kerja sama kami dengan pengguna jalan. Mohonkan untuk transaksi top up jangan di gardu tol karena akan menghabiskan waktu dan meningkatkan kepadatan. Terkait dengan fasilitas yang disediakan, dipersilahkan untuk digunakan,” ucapnya.

Keterangan Foto: Senior General Manager Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani (tengah). (Foto: RRI/Ulfa)
Urai Kemacetan, Ciptakan Kenyamanan
Selasa, 24 Maret 2026, tepatnya memasuki hari ketiga pasca lebaran idulfitri 1447 Hijriah. Lalu lalang kendaraan masih memadati jalanan utama kota Medan, termasuk di jalan tol Belawan-Medan- Tanjung Morawa (Belmera).
Sore itu, jam menunjukkan Pukul 16.15 WIB, saat kami tiba di Gerbang Tol Amplas Medan, pancaran matahari mulai hangat tak seterik siang hari. Sampailah kami di Kantor Pengelola Gerbang Tol Amplas di bawah naungan PT Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) Representative Office 1.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Ahmad Fikri menyambut kami. Di tengah kesibukan sebagai petugas garda terdepan kelancaran arus mudik-balik lebaran, Fikri mempersilahkan kami untuk mengambil konten liputan terkait kondisi lalu lintas di pintu masuk gerbang tol Amplas.
Sambil menggenggam gawainya, setengah jam berselang Fikri bercerita terkait lonjakan pergerakan kendaraan yang melintas di ruas tol Belmera selama mudik dan balik lebaran. Namun, kondisi ini berjalan aman dan nyaman, berkat aplikasi Travoy yang mereka miliki.
Pria berkacamata itu bercerita, melalui aplikasi Travoy, menu layanan beragam dapat dinikmati oleh pengguna jalan, diantaranya untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time 24 jam melalui CCTV yang disediakan pihak Jasa Marga di sejumlah titik jalan tol.
Travoy juga memudahkan pengguna jalan untuk mengetahui tarif perjalanan secara detail mulai dari asal hingga ke tujuan perjalanan, disamping juga bisa mengakses bukti transaksi digital saat melintas di ruas jalan tol.

Keterangan Foto: Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Ahmad Fikri saat sosialisasi penggunaan aplikasi "Travoy". (Foto: RRI/Ulfa)
Ahmad Fikri mengatakan aplikasi Travoy sebagai road safety bagi setiap pengguna jalan tol, termasuk saat mudik lebaran tahun ini. Travoy kini sudah hadir di ujung jari yang dapat diakses melalui gawai (handphone), yang berisi informasi mengenai traffic lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, cek saldo uang elektronik (e-toll), hingga bantuan saat mengalami kondisi darurat.
“Selain itu juga, pengguna jalan bisa melakukan top up atau pengisian saldo uang elektronik. Saat ini memang untuk mandiri dan BCA, namun untuk pengembangan nantinya akan Merambah ke beberapa kanal kanal dari bank Himbara lainnya," kata Fikri saat ditemui RRI di Gerbang Tol Amplas Medan.
Travoy juga akan menjadi sangat spesial bagi pengguna jalan, terutama saat momen mudik lebaran tahun ini. Melalui Travoy rest area, pengguna jalan juga bisa menikmati layanan pengisian bahan bakar berbahan fosil hingga energi listrik ramah lingkungan.
"Kemudian juga bisa mengetahui kondisi rest area Jasa Marga serta mengetahui SPBU terdekat yang ada, maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk pengguna mobil listrik,” ujarnya.
Kemacetan dan berdesakan selalu menjadi fenomena yang terjadi saat mudik. Namun, Travoy justru menjadi pengurai di tengah kepadatan kendaraan, melalui pemantauan real time secara online, sehingga pengendara bisa mengatur dan memilih perjalanan yang aman dan tepat.
"Pengguna jalan bisa langsung memantau arus lalu lintas, sehingga pengguna jalan dapat mengatur waktu untuk perjalanan. Selain itu, pengguna jalan juga dapat mengetahui tarif tol saat melakukan perjalanan mudik kemarin,” ucap Fikri.
Tidak hanya kepadatan di jalur rest area, Travoy juga bisa menjadi solusi untuk memecah antrian panjang di gerbang-gerbang pintu tol. Diantaranya, memastikan saldo uang elektronik dalam kondisi cukup sehingga tidak perlu mengantri saat keluar dari gerbang tol.
"Kami pihak Jasa Marga memang berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal yang berkelanjutan selama arus mudik ini. Diantaranya, adalah layanan transaksi di gerbang, kami berkomitmen untuk mempercepat transaksi pengguna jalan saat arus mudik,” katanya.
Selain layanan informasi kemudahan dan ketepatan, Travoy juga menjadi akses informasi bantuan bagi pemudik saat kondisi darurat. Dikatakan Fikri, Jasa Marga juga menyiapkan mobil rider serta layanan lalu lintas, sehingga pengguna jalan yang mengalami gangguan di jalan (kendaraan rusak), bisa diderek oleh petugas yang siap 24 jam untuk melayani pengguna jalan secara gratis.
"Layanan yang sudah ada di aplikasi travoy terus kami evaluasi. Fokus saat ini yang kami kembangkan adalah pelayanan pengisian saldo uang elektronik untuk bisa bekerja sama dengan bank-bank Himbara lainnya selain Mandiri dan BCA yang sudah ada, untuk pengisian saldo uang elektronik ke depan," ujar Fikri.

Keterangan Foto: Suasana di pintu exit Gerbang Tol Amplas ruas Belmera, Jumat, 27 Maret 2026. (Foto: RRI/Ulfa)
Rest Area Travoy Hadirkan Sensasi
Tiga hari berselang, tepatnya pada Jumat, 27 Maret 2026 sekira pukul 09.00 WIB, kondisi rest area di Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) tidak seperti biasanya. Tepatnya, pada H+6 Lebaran Idul fitri 1447 Hijriah, rest area Tipe A yang berada di Kilometer (KM) 65 A dan 65 B kembali dipadati pengguna jalan, baik yang ingin rehat sejenak menikmati sarapan dan hidangan secangkir teh, maupun merebahkan badan sejenak.
Pancaran sinar matahari tampak riuh di tengah kepadatan kendaraan besi yang berbaris sejajar di lokasi parkir rest area seluas kurang lebih 4 hektar itu. Kendaraan yang didominasi mobil pribadi hingga truk dan tangki, turut merehatkan sejenak kondisi mesin usai melakukan perjalanan cukup panjang.
Rest area di KM 65 A (menuju Tebing Tinggi) dan KM 65 B (menuju Medan) ruas tol MKTT selalu menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik saat lebaran. Selain dilengkapi fasilitas yang lengkap dan parkir yang luas, rest area yang dikelola PT Jasa Marga Related Business (PT JMRB) tersebut juga menyediakan akses pengisian bahan bakar minyak di SPBU, maupun SPKLU bagi kendaraan listrik.

Keterangan: Suasana Rest area Travoy di Kilometer 65 A ruas tol MKTT. (Foto: RRI/Ulfa)
Peneduh Bagi Pemudik
Semua informasi mulai dari kondisi lalu lintas, tarif tol, pengisian saldo uang elektronik hingga lokasi rest area dapat dilihat dengan cepat dan praktis. Ya, informasi praktis itu diperoleh melalui aplikasi “Travoy” yang hadir melalui layar Handphone atau gawai yang bersentuhan dengan ujung jari.
Direktur Utama PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JKT) Thomas Dwi Atmanto mengatakan dengan memanfaatkan aplikasi travoy, pengguna jalan dapat memantau kepadatan dan pergerakan kendaraan melalui fitur CCTV yang secara real time bisa dipantau 24 jam.
“Aplikasi travoy ini bisa digunakan oleh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan pengguna jalan, baik mudik ataupun balik maupun dalam kegiatan dan aktivitas sehari-hari. Misalnya, menggunakan jalan alternatif baik jalan tol atau arteri karena bisa melihat langsung melalui CCTV yang realtime,” ujar Thomas.
Selain untuk memastikan saldo mencukupi, melalui aplikasi Travoy para pengguna jalan bisa merencanakan waktu yang tepat merehatkan sejenak badan. Pengguna jalan juga bisa menikmati berbagai fitur pelayanan di rest area melalui aplikasi travoy.
“Fasilitas yang kami sediakan adalah yang pasti tempat parkir dan kami memastikan kendaraan yang akan masuk ke rest area pastikan terpenuhi parkirnya. Kami juga menambah jumlah personel untuk untuk mengatur parkirnya yang bekerja sama dengan Polres Sergai, PJR, serta tim jasa marga toll road operator dan pengelola rest area jasa marga related business,” kata Thomas.
Thomas bercerita, di rest area travoy KM 65 A dan 65 B dilengkapi dengan 30 nuzzle, baik BBM jenis solar atau bio solar. Bagi pengendara mobil listrik, rest area tersebut juga menyedikan 2 nozzle SPKLU.
“Pelayanan yang kami lakukan ini semata-mata untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan yang melintas di ruas tol MKTT. Salah satunya saat mudik dan balik lebaran tahun ini,” ucap Thomas.
Setiap mudik, rest area di ruas tol MKTT menjadi magnet bagi sejumlah pemudik, khususnya bagi mereka yang berasal dari luar Sumatera Utara seperti pemudik dari pulau Jawa. Meski baru pertama mengaspal di ruas tol MKTT, masyarakat tidak perlu khawatir untuk memastikan rencana perjalanan mudik mereka aman dan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....