Volume Penumpang di Bandara Dhoho Kediri Naik 120 Persen selama Lebaran
- 30 Mar 2026 13:38 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Masa Angkutan Lebaran 1447 H
- Bandara Internasional Dhoho Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Volume Penumpang di Bandara Dhoho Kediri Naik 120 Persen selama Masa Angkutan Lebaran 1447 H. Kondisi ini disampaikan PT Angkasa Pura Indonesia saat resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Internasional Dhoho Kediri setelah beroperasi selama 17 hari (13-29 Maret 2026).
Dalam keterangannya, Senin, 30 Maret 2026 General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra menyatakan, capaian ini mencerminkan peningkatan aktivitas penerbangan yang signifikan. Khususnya selama arus mudik dan arus balik lebaran 1447 Hijriah.
"Berkat sinergitas yang luar biasa antara seluruh stakeholder pelaksanaan posko angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan lancar. Untuk itu kami mengapresiasi dedikasi semua personil yang terlibat dalam keberhasilan tersebut," katanya.
Rahmat menyampaikan, sesuai data Posko Angkutan Lebaran 2026, tercatat sebanyak 28 pergerakan pesawat dengan total 2.973 penumpang dan volume kargo mencapai 2.194 kilogram. Ia merinci, secara komparatif, kinerja operasional bandara menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (H-8 hingga H+7). Pergerakan pesawat meningkat sebesar 40 persen, sementara jumlah penumpang melonjak hingga 120 persen.
"Lonjakan tersebut didorong oleh peningkatan penumpang datang sebesar 134 persen, yang mencerminkan tingginya arus mudik menuju wilayah Kediri dan sekitarnya. Adapun jumlah penumpang berangkat juga meningkat 103 persen seiring dengan lancarnya arus balik Lebaran," katanya.
Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibandingkan pergerakan pesawat mengindikasikan meningkatnya tingkat keterisian (load factor) selama periode Lebaran tahun ini. Meski demikian, ia mengingatkan, periode Posko Angkutan Lebaran 2026 berlangsung lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 17 hari dibandingkan 22 hari pada 2025, sehingga perbandingan agregat perlu mempertimbangkan perbedaan durasi tersebut.
"Kinerja ini menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kesiapan operasional, serta memperkuat koordinasi antarinstansi," katanya.
Pada masa mendatang, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kebandarudaraan yang aman, nyaman, dan berstandar tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....