Petugas KAI Ikuti Tes Narkoba dan Alkohol secara Random
- 27 Mar 2026 20:55 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Masa Angkutan Lebaran 1447 H
- KAI Daop 7 Madiun
RRI.CO.ID, Kediri - Sejumlah petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengikuti tes narkoba dan alkohol pada Jumat 27 Maret 2026.
"Upaya ini kami lakukan sebagai langkah proaktif untuk menjamin keamanan perjalanan arus balik angkutan Lebaran. Adapun tes ini kami gelar secara mendadak," kata Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.
Dalam keterangannya, Tohari menjelaskan, agenda ini menyasar personel yang sedang menjalankan tugas pelayanan intensif pada masa Angkutan Lebaran 1447 H saat ini. Bahkan, pemeriksaan acak tersebut dilakukan di tengah padatnya pelayanan.
"Pemeriksaan random ini memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan di tengah kesibukan petugas melayani pelanggan," katanya.
Ia mengatakan, hal ini juga bertujuan untuk memotret kesiapan fisik dan mental personel secara riil dalam kondisi ritme kerja yang cukup tinggi. Dengan demikian, langkah ini tidak hanya menyasar garda terdepan (frontliner) tapi diikuti pula oleh jajaran Manajemen, guna memastikan seluruh elemen memiliki standar kebugaran yang setara.
Di samping itu, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan KA dan itu dilakukan tanpa kompromi. Sebab, keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama.
"Di tengah dedikasi melayani pelanggan, kami memastikan setiap petugas, mulai dari masinis di lintas hingga jajaran manajemen di kantor—dalam kondisi prima dan mutlak bebas dari penyalahgunaan pemakaian narkoba dan alkohol," kata Tohari.
Di sisi lain, lanjutnya, dalam giat ini tim medis KAI Daop 7 melakukan serangkaian pemeriksaan, di antaranya Keamanan Personel dengan melaksanakan tes urine untuk deteksi narkoba dan pemeriksaan kadar alkohol secara mendadak. Lalu,
Pemeriksaan Fisik seperti pengecekan tanda-tanda vital (tensi dan nadi) serta cek laboratorium sederhana (Gula Darah, Asam Urat, dan Kolesterol), serta Manajemen Risiko dengan edukasi mengenai Fatigue Management untuk menjaga konsentrasi petugas selama jadwal dinasan padat di masa Lebaran.
"Walaupun okupansi penumpang dalam arus balik angkutan Lebaran mulai melandai, namun tidak mengurangi semangat petugas dalam melayani pelanggan," katanya.
Ia melanjutkan, berdasarkan data yang dihimpun pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 15.00 WIB untuk keberangkatan pelanggan sejumlah 13.050 penumpang atau secara kumulatif dari tgl 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 172.801 penumpang.
"Adapun untuk kedatangan sebanyak 9.211 penumpang atau secara kumulatif total 208.771 kedatangan penumpang," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Tohari menjamin, seluruh petugas dinyatakan sehat. Hal ini didasari hasil pemeriksaan, seluruh petugas baik dari unsur operasional maupun manajemen dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba dan berada dalam kondisi fisik yang sehat.
"Kami berkomitmen dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dengan semangat 'Semakin Melayani'," ungkapnya.
Tak hanya itu, ia mengemukakan, dengan personel yang bugar dan disiplin, KAI mendukung program pemerintah untuk mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....