Setengah Juta Penumpang Padati Bandara Hasanuddin Selama Arus Lebaran 2026
- 29 Mar 2026 16:29 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros – Dinamika arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, mencerminkan lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan. Dalam kurun waktu 13 hingga 28 Maret 2026, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 525.938 orang, meningkat sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Lonjakan ini tidak hanya menggambarkan tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat pasca pandemi dan pemulihan ekonomi, tetapi juga menegaskan peran strategis bandara sebagai simpul utama konektivitas di kawasan Indonesia Timur. Aktivitas di terminal keberangkatan dan kedatangan tampak lebih dinamis, dengan arus penumpang yang terus bergerak, baik untuk kepentingan mudik maupun arus balik.
Dari total pergerakan tersebut, penumpang domestik masih mendominasi dengan jumlah 506.605 orang dan 3.884 pergerakan pesawat. Sementara itu, penumpang internasional tercatat sebanyak 16.333 orang dengan 93 pergerakan pesawat, menunjukkan bahwa konektivitas luar negeri juga tetap berjalan meski tidak sebesar rute domestik.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menegaskan bahwa peningkatan signifikan ini telah diantisipasi melalui berbagai langkah strategis sejak jauh hari. Salah satunya dengan mengoptimalkan posko terpadu yang menjadi pusat koordinasi seluruh unsur terkait selama periode angkutan Lebaran.
“Kami memastikan seluruh kesiapan operasional, mulai dari pelayanan penumpang, fasilitas, hingga koordinasi antarinstansi berjalan optimal untuk mengakomodasi tingginya mobilitas ini,” ujarnya, Minggu 29 Maret 2026.
Menurutnya, kelancaran operasional selama arus Lebaran tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pengelola bandara, maskapai, aparat keamanan, serta stakeholder lainnya. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menjaga ritme pelayanan tetap stabil di tengah lonjakan penumpang yang cukup tinggi.
Sebagai bentuk respons terhadap peningkatan permintaan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga mengoperasikan 86 penerbangan tambahan (extra flight). Penambahan ini difokuskan pada rute-rute dengan tingkat okupansi tinggi seperti Jakarta, Surabaya, dan Kendari, yang menjadi tujuan favorit masyarakat selama periode Lebaran.
Dengan capaian tersebut, Bandara Sultan Hasanuddin tidak hanya berfungsi sebagai titik transit, tetapi juga sebagai indikator pergerakan sosial dan ekonomi masyarakat. Tingginya mobilitas ini diharapkan tetap diimbangi dengan kualitas layanan dan aspek keselamatan, sehingga seluruh proses perjalanan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman hingga berakhirnya masa arus balik Lebaran.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....