Menjaga Kesehatan jelang Mudik Lebaran

  • 13 Mar 2026 10:00 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri: Menjelang musim mudik Lebaran 2026, menjaga kondisi fisik menjadi prioritas utama bagi para pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh. Dokter Umum Puskesmas Badas Kabupaten Kediri, dr. Moh. Rom Rawi Sholeh, menekankan pentingnya menjaga kesehatan dalam tiga fase utama, yaitu sebelum keberangkatan, selama di perjalanan, hingga saat sampai di tujuan.

“Bagi pemudik dengan riwayat penyakit kronis, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau general check-up serta berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai perjalanan,” katanya dalam dialog Kediri Menyapa, Jumat, 13 Maret 2026.

Faktor keselamatan berkendara sangat dipengaruhi oleh durasi dan waktu perjalanan. dr. Rom Rawi menyarankan agar pemudik lebih memilih berangkat pada pagi hari setelah sahur untuk meminimalisir risiko kantuk dan keterbatasan visibilitas di malam hari. "Durasi efektif untuk berkendara dengan konsentrasi penuh adalah 5-6 jam untuk siang hari, sementara jika terpaksa mudik malam hari disarankan berkendara 2-3 jam saja karena lebih rawan," tuturnya.

Ia mengimbau pemudik juga untuk beristirahat di rest area setiap 2-3 jam sekali untuk melakukan peregangan otot ringan. “Kesiapan logistik kesehatan juga tidak boleh diabaikan, terutama kotak P3K pribadi yang berisi obat flu, anti-nyeri, obat maag, hingga obat mabuk perjalanan. Bagi keluarga yang membawa balita atau lansia, memastikan kondisi mereka tetap kenyang dan terhidrasi adalah kunci utama agar daya tahan tubuh tidak menurun drastis,” katanya.

dr. Rawi juga menjelaskan terkait menu sahur yang kaya akan protein, sayur, dan vitamin sangat direkomendasikan bagi pengemudi agar energi tetap terjaga tanpa memicu rasa kantuk yang berlebihan akibat konsumsi karbohidrat berlebih.

Selama di perjalanan, Ia juga membagikan tips mengatasi nyeri otot atau kram akibat duduk terlalu lama dengan gerakan peregangan sederhana seperti menggelengkan kepala atau memanfaatkan waktu istirahat saat salat. Jika terjadi kram, kompres air dingin atau es batu bisa menjadi pertolongan pertama yang efektif. "Power nap atau tidur singkat yang berkualitas dan tetap menjaga hidrasi tubuh dengan banyak minum air putih sangat efektif untuk menjaga konsentrasi selama di jalan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....