Jam Operasional Angkutan Barang di Cilegon Dibatasi saat Arus Mudik

  • 02 Mar 2026 10:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Jam operasional kendaraan angkutan barang akan dilakukan pembatasan saat arus mudik dan balik lebaran tahun 2026 mendatang. Demikian terungkap dalam rapat koordinasi eksternal dalam rangka operasi ketupat maung 2026 di Mapolres Cilegon, Senin 2 Maret 2026.

Hadir dalam rapat tersebut, Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, Komandan Kodim 0623 Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori, Wali Kota Cilegon, Robinsar dan para tamu undangan lainnya. Pembatasan jam operasional kendaraan angkutan barang akan dilakukan mulai dari tanggal 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Dengan 13 pos pengamanan yang meliputi 2 pos pelayanan dan 1 pos terpadu.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga mengatakan, dalam operasi ketupat maung 2026 di wilayah hukum Polres Cilegon, akan ada pembatasan jam operasional angkutan barang maupum hasil tambang. Seperti, tanah pasir, batu, barang bangunan dan sejenisnya.

“Kendaraan barang itu dilarang beroperasi mulai dari tanggal 13 Maret sampai dengan 29 Maret 2026," ucap Kapolres dalam sambutannya.

Meski demikian, Kapolres menyampaikan, ada pengecualian terhadap kendaraan barang yang mengalir barang-barang logistik dan barang bantuan untuk kebencanaan.

“Akan tetapi ada pengecualian untuk angkutan barang minyak atau barang gas, pupuk, bantuan korban bencana, bahan pokok yang meliputi sayur mayur dan sejenisnya," ujar Kapolres.

Sementara, Wali Kota Cilegon, Robinsar mengatakan, rapat koordinasi ini penting dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan dalam melayani masyarakat saat arus mudik dan balik lebaran 2026 mendatang.

“Tentunya agenda koordinasi sesuatu yang penting dan harus kita lakukan setiap tahun. Karena ini sudah menjadi kebiasaan terkadang menjadi lalai dan ga fokus. Sehingga, perlu dilakukan secara serius dalam rapat ini," ucap Robinsar.

Oleh karena itu, Robinsar meminta kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, agar meningkatkan koordinasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat Cilegon.

“Saya ingatkan semua stakeholder harus bekerja sesuai dengan tusinya masing masing, dan harus terus meningkatkan koordinasi. Agar kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....