Produk Sapu Lidi Buatan Indonesia Diminati Banyak Negara

  • 30 Sep 2026 00:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia merupakan negara eksportir sapu lidi terbesar ketiga di dunia berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2024.
  • Sapu lidi yang diminati pasar ekspor berasal dari berbagai jenis bahan baku seperti tulang kelapa, lidi nipah, dan lidi sawit.
  • Produk sapu lidi menunjukkan potensi ekspor yang menjanjikan dan menjadi peluang bisnis bagi UMKM Indonesia untuk meningkatkan pendapatan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Siapa yang tidak tahu dengan sapu lidi? Produk yang biasa kita temukan di rumah sebagai alat pembersih ini rupanya punya potensi ekspor yang menjanjikan.

Tak hanya sapu lidi yang berasal dari tulang atau lidi kelapa saja yang diminati, laman umkm.go.id dalam keterangan yang diperoleh pada Rabu 30 September 2026 menyebutkan, sapu lidi yang berasal dari lidi nipah dan lidi sawit juga punya potensi ekspor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2024 Indonesia menjadi negara eksportir sapu lidi terbesar ketiga di dunia.

Nilainya mencapai US$ 23 juta atau setara dengan Rp 450 miliar. Sapu lidi buatan Indonesia banyak diekspor ke India, Pakistan, Jepang, Filipina, dan Vietnam.

Khusus untuk lidi nipah dan lidi sawit, pada tahun 2023 volume ekspornya telah mencapai 70,08 ribu ton. Angkanya naik 15,97 persen secara year-on-year (yoy) dari 60,43 ribu ton di tahun sebelumnya.

Peningkatan ini membuat nilai ekspor lidi nipah dan lidi sawit asal Indonesia meningkat 11,44 persen (yoy) menjadi US$ 29,32 juta dari US$ 26,31 juta pada 2022. Peningkatan ekspor ini ditopang oleh naiknya permintaan dari dua negara tujuan utama pada 2023, yaitu India dan Pakistan.

Selama lima tahun terakhir, neraca perdagangan lidi nipah dan lidi sawit Indonesia selalu mencatatkan surplus. Pada tahun 2023 angka surplusnya mencapai US$ 29,14 juta, lebih tinggi dibandingkan tahun 2022 sebesar US$ 26,27 juta.

Mengutip data yang dirilis oleh International Trade Centre (ITC), pada tahun 2023 Indonesia berada di peringkat kedua sebagai negara eksportir utama lidi nipah dan lidi sawit di dunia dengan porsi 12,42 persen terhadap total ekspor dunia. Posisi pertama ditempati oleh Tiongkok (20,90 persen), selanjutnya diikuti oleh Sri Lanka (11,95 persen), Belanda (5,31 persen), dan Meksiko (5,29 persen).

Jika ingin mengetahui informasi lain yang berkaitan dengan UMKM, anda dapat mengunjungi IG @kementerianumkm, TikTok: kementerianumkm, FB: Kementerian UMKM, X: KementerianUMKM, dan YouTube: KementerianUMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....