Desa Bugisan Kembangkan Wisata Budaya Berbasis Masyarakat, Pendapatan Naik

  • 15 Agt 2026 14:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Desa Sejahtera Astra Bugisan berhasil meningkatkan pendapatan sektor wisata sebesar 56,3 persen dari Rp491 juta menjadi Rp767 juta sejak 2022.
  • PT Astra memberikan pendampingan melalui Program Desa untuk mengembangkan potensi budaya dan pariwisata berbasis masyarakat di Kecamatan Prambanan, Klaten.
  • Pertumbuhan pendapatan didukung pengembangan seni tradisional, kerajinan lokal, wisata edukasi, dan paket wisata berbasis pengalaman masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Desa Sejahtera Astra Bugisan di Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, terus mengembangkan potensi budaya dan pariwisata berbasis masyarakat. Sejak mendapat pendampingan PT Astra melalui Program Desa pada 2022, pendapatan sektor wisata meningkat 56,3 persen.

Pendapatan yang sebelumnya mencapai Rp491 juta kini meningkat menjadi Rp767 juta. Pertumbuhan tersebut ditopang pengembangan seni tradisional, kerajinan lokal, wisata edukasi, serta paket wisata berbasis pengalaman masyarakat.

Perkembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan turut menarik perhatian Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan. Veronica mengunjungi Desa untuk melihat penerapan living culture yang menjadikan budaya, kehidupan sehari-hari, dan potensi lokal, Rabu 12 Agustus 2026.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan pengembangan potensi lokal diharapkan mampu menciptakan nilai tambah. Sekaligus manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Melalui Program Desa Sejahtera Astra, Astra terus berupaya mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki. Agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan," kata Boy dalam keterangannya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Biy meyakinin dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan Pemerintah bisa membuat sesuatu yang positif. Salah satunya dengan membuat pendapatan masyarakat desa meningkat.

"Kami percaya bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian desa. Serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat,” ujar Boy

Rangkaian kegiatan dipusatkan di Paseban Candi Kembar. Veronica disambut kesenian Gejog Lesung, kemudian meninjau berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah yang dikelola perempuan setempat.

Veronica juga mengikuti sejumlah aktivitas warga, mulai dari membuat emping, menikmati jamu tradisional, melukis topeng, hingga membuat ecoprint. Berbagai aktivitas tersebut menjadi bagian dari konsep wisata berbasis pengalaman yang dikembangkan masyarakat Desa Bugisan.

Desa Sejahtera Astra Bugisan mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism. Budaya, kesenian tradisional, kerajinan warga, dan wisata edukasi menjadi modal utama untuk menggerakkan perekonomian desa.

Pendampingan melalui Program Desa Sejahtera Astra telah berjalan sejak 2022. Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas pengelola desa wisata, pengembangan UMKM.

Serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Sebanyak 3.154 warga disebut telah merasakan manfaat program tersebut.

Lebih dari 200 orang di antaranya merupakan perempuan. Di bidang kesehatan, pendampingan diarahkan pada optimalisasi layanan posyandu serta edukasi gizi bagi ibu dan anak.

Sementara di bidang pendidikan, masyarakat mendapat edukasi aksara Jawa, nilai budaya lokal. Serta, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola pariwisata.

Berbagai upaya tersebut mengantarkan Desa Sejahtera Astra Bugisan masuk dalam daftar 50 Desa Wisata Terbaik ADWI 2022. Desa tersebut juga meraih juara kedua tingkat nasional Kampanye Sadar Wisata Kementerian Pariwisata 2023.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....