NU Care-LAZISNU dan Tokio Marine Dampingi UMKM Naik Kelas
- 25 Mei 2026 14:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pendampingan dilakukan bersama penyelia halal dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia untuk membantu proses sertifikasi produk peserta
- Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh mengatakan program tersebut membantu pelaku UMKM memperluas akses pemasaran produk
- Senior Vice President Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Alexander Mahendrawan menilai UMKM memiliki potensi besar memperkuat ekonomi masyarakat
- Kepala Cabang NU Care-LAZISNU Kota Bandung, Syahroni Makhran Aziz menilai, sertifikasi halal penting bagi sektor kuliner daerah wisata
RRI.CO.ID, Jakarta — Sinergi Tokio Marine Life dan NU Care-LAZISNU mendampingi pelaku UMKM melakukan sertifikasi halal di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026. Program pendampingan tersebut diikuti sebanyak 40 pelaku UMKM asal Jabodetabek dan Bandung dengan pendampingan penyelia halal profesional.
Pendampingan dilakukan bersama penyelia halal dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia untuk membantu proses sertifikasi produk peserta.
Selain pendampingan sertifikasi halal, peserta program juga memperoleh perlindungan asuransi selama tiga bulan penuh setelah pelatihan berlangsung.
Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh mengatakan program tersebut membantu pelaku UMKM memperluas akses pemasaran produk mereka. Menurutnya, sertifikasi halal menjadi langkah penting meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk makanan dan minuman pelaku UMKM.
“Baik itu terkait makanan, minuman, agar mendapatkan sertifikat halal sehingga produknya dapat dipasarkan lebih luas. Berharap seluruh peserta program nantinya berhasil memperoleh sertifikasi halal sekaligus legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha," ujarnya dalam keterangan tertulis, hari ini.
Riri mengatakan para penyelia halal akan mendampingi peserta secara intensif hingga seluruh proses sertifikasi selesai sepenuhnya. Pendampingan tersebut juga mencakup penguatan legalitas usaha agar pelaku UMKM memiliki pengakuan resmi dari pemerintah nantinya.
Senior Vice President Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Alexander Mahendrawan menilai UMKM memiliki potensi besar memperkuat ekonomi masyarakat. Menurutnya, sertifikasi halal dapat meningkatkan kredibilitas usaha sekaligus memperbesar peluang produk diterima pasar secara lebih luas.
“Kami berharap program ini mampu memberdayakan pelaku UMKM agar berkembang dan memiliki daya saing lebih kuat,” katanya.
Alexander menyebut sertifikasi halal menjadi kesempatan penting meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk.
Kepala Cabang NU Care-LAZISNU Kota Bandung, Syahroni Makhran Aziz menilai, sertifikasi halal penting bagi sektor kuliner daerah wisata.
Menurutnya, kebutuhan jaminan kualitas dan kehalalan produk terus meningkat seiring perkembangan Bandung sebagai tujuan wisata nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....