NU Care-LAZISNU-Tokio Marine Life Tanam 1.600 Pohon

  • 01 Des 2025 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: NU Care-LAZISNU dan Tokio Marine Life memperluas kerja sama lingkungan melalui Program Tanam Pohon Produktif. Kegiatan ini digelar dalam rangkaian Hari Santri 2025 di berbagai pesantren.

Sebanyak 1.600 bibit ditanam di Banten, Jawa Barat, dan Kepulauan Riau. Penanaman simbolis dilakukan di Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy pada 13 November 2025.

Tokio Marine Life menyebut program ini bagian dari perjalanan keberlanjutan perusahaan. “Kami ingin menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ucap Alex.

Ia menyatakan komitmen lingkungan menjadi prioritas perusahaan. “Kolaborasi ini sejalan dengan prinsip To Be a Good Company,” ujarnya.

NU Care-LAZISNU mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Tokio Marine Life. “Apa yang kita tanam hari ini adalah amal jariyah yang terus hidup,” kata Riri Khariroh.

Riri menilai program ini membawa manfaat ekologis bagi masa depan pesantren. “Pohon-pohon ini menghadirkan keteduhan, kerimbunan, bahkan rezeki,” ucapnya.

Ia menjelaskan Pesantren Kebon Jambu dipilih karena nilai historisnya. Pesantren ini menjadi lokasi deklarasi pertama KUPI pada 2017.

Pimpinan Pesantren Kebon Jambu menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. “Menanam pohon itu sedekah oksigen dan keindahan,” ujar Nyai Masriyah Amva.

Sebanyak 100 bibit ditanam di Pesantren Kebon Jambu. Jenisnya meliputi rambutan, matoa, nangka, sirsak, dan sawo.

Program akan berlanjut di sejumlah pesantren lain di Banten dan Jawa Barat. Kegiatan juga mencakup pesantren di Kepulauan Riau.

NU Care–LAZISNU Kabupaten Cirebon menilai kegiatan ini terintegrasi dengan edukasi lingkungan. “Kami juga menjalankan pengelolaan sampah dan kesiapsiagaan bencana,” ujar Faiz Ade Faizal.

Sebanyak 100 bibit tambahan disiapkan untuk Pesantren Gedongan dan Buntet Pesantren. Penanaman dilakukan bersama para santri setempat.

Para santri menyambut kegiatan ini dengan semangat. “Sekarang ada penanaman pohon, jadi makin semangat,” kata Taufik.

Ia menyebut pesantrennya rutin menjalankan kegiatan bersih lingkungan. “Kami juga belajar hidroponik dan pilah sampah,” ujarnya.

Tokio Marine Life dan NU Care-LAZISNU turut menjalankan berbagai program sosial lainnya. Program tersebut meliputi beasiswa, literasi keuangan, UMKM, dan bedah masjid.

Tentang Tokio Marine Life Insurance Indonesia

Tokio Marine berdiri pada 1879 sebagai perusahaan asuransi tertua di Jepang. Perusahaan ini berkembang global dengan jaringan di 38 negara.

Tokio Marine Life hadir di Indonesia pada 2012 dan menawarkan beragam produk asuransi jiwa. Layanannya mencakup unit-linked, tradisional, syariah, kesehatan, pensiun, dan pendidikan.

Perusahaan memasarkan produk melalui jalur agensi dan distribusi alternatif. Hingga Agustus 2022, terdapat lebih dari 15 kantor pemasaran di Indonesia.

Tokio Marine Life terdaftar dan diawasi oleh OJK. Izin usaha perusahaan sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-597/KM.10/2012.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....