Andalkan Inovasi dan Strategi Digital, UMKM Dessert Bangkit dari Pandemi

  • 02 Mei 2026 16:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • UMKM dessert bangkit dari pandemi melalui inovasi produk dan adaptasi strategi digital.
  • Pelaku usaha memulai dari hobi atau kegiatan sederhana, lalu berkembang dengan konsistensi dan kreativitas.
  • Pemanfaatan media sosial dan quality control jadi kunci menjaga kualitas serta memperluas pasar.

RRI.CO.ID, Jakarta - UMKM terus menunjukkan perannya sebagai tulang punggung ekonomi nasional di tengah perubahan. Pelaku usaha mampu bertahan sekaligus berkembang melalui kreativitas dan adaptasi digital.

Founder Cokotable.co, Najmia Laila Salam mengaku membuka usahanya bermula dari hobi membuat kue. Ketekunannya itu kemudian berkembang menjadi bisnis.

"Awalnya saya hanya coba-coba bikin kue, ternyata banyak yang suka dan mulai menerima pesanan dari teman-teman. Saya lanjutkan dengan sistem pre order karena modal terbatas, lalu berkembang hingga akhirnya membuka usaha setelah lulus kuliah,” ujarnya dalam wawancara bersama PRO 3 RRI, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia mengembangkan produknya dengan menciptakan menu unik yang tidak ditemukan di tempat lain. Ia juga fokus pada inovasi rasa dan tampilan untuk menarik minat pelanggan.

Selain itu, strategi menjaga kualitas dilakukan dengan menerapkan quality control sebelum produk dijual ke pelanggan. Sistem tersebut memastikan setiap produk memiliki rasa dan tampilan yang konsisten.

Pelaku UMKM lain, Owner Pinksugar.tgs, Sundari mengakui telah memulai usaha dari kegiatan sederhana. Ide bisnisnya terinspirasi dari kegiatan market day anaknya di sekolah.

"Usaha ini awalnya dari market day anak saya, lalu berkembang karena saya terus mencoba dan konsisten berjualan. Konten yang saya buat di media sosial juga sempat viral, sehingga pesanan meningkat dan jangkauan pasar semakin luas." ujar Sundari.

Ia membatasi produksi harian untuk menjaga kualitas produk tetap optimal bagi pelanggan. Ia juga memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan.

Kedua pelaku usaha ini sepakat bahwa kunci memulai bisnis adalah keberanian untuk mencoba terlebih dahulu. Konsistensi dan evaluasi menjadi faktor penting dalam mempertahankan usaha di tengah persaingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....